Sesatkah Kitab Al Barzanji

Sesatkah Kitab Al Barzanji ? : Penutup : Sesi Tanya Jawab

 

  1. Apakah Ja’far Al Barzanji sudah bisa dikatakan kafir karena kitab yang ditulisnya

Jawab :

Persoalan mengkafirkan seseorang bukan perosalan mudah yang ini harus dikembalikan kepada ulama yang mu’tabar. Seseorang boleh dikatakan kafir jika telah terangkat darinya penghalang-penghalang kekafiran, telah tegak hujjah atasnya dan dia melakukannya atas keinginan sendiri bukan karena di paksa dan kemudian dia memang memaksudkan perbuatannya syiriknya itu dan dia melakukannya bukan karena ta’wil atas Al Qur’an dan hadits

  1. Bagaiman menasehati orang yang tidak menerima bahwa Barzanji itu sesat karena yang menyampaikannya bukan ustadz dan mereka berkata, Itukan pendapatnya Muhammadiyah?

Bantahan :

  1. Yang kita sebutkan di atas itu apa, firman Allah Azza wa Jalla, sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang melarang ghuluw dan perbuatan bid’ah. Yang melarangnya adalah ulama-ulama besar, Syaikh bin Baz, Syaikh Ibnu Utsaimin.

  2. Kyai Ahmad Dahlan hidup ratusan tahun setelah meninggalnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang telah memperingatkan umatnya dari ghuluw, bid’ah dan berkata atas nama Allah Azza wa Jalla tanpa ilmu. Jauh sebelum Ahmad Dahlan diciptakan Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya telah memperingatkan bahwa Istigathsah kepada selain Allah Azza wa Jalla adalah syirik Akbar. Bahkan Al Barzanji belum lahir.

  3. Perkara aqidah dan ibadah itu bukan perkara Ijtihadiyah, tapi semuanya harus tauqifiyyah, dibangun di atas dasar Qur’an dan sunnah yang shahih. Kalaupun itu adalah perkara ijtihadiyah, maka siapakah ulama yang menganjurkan bahkan sekedar membolehkan pembacaan Barzanji, karena sungguh orang yang membolehkannya hanyanlah orang-orang yang disebut oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagai Ruwabidhah (orang bodoh tapi sok bicara tentang umat). Dan jika setiap orang mengeluarkan pendapat kemudian ditoleransi dengan dasar Ijtihadiyyah maka tentu agama ini akan amburadul. Dan sekali lagi kalaupun ini perkara ijtihadiyah maka apakah kyai-kyai kalian, atau Anre Guru-anre guru kalian itu lebih pintar dari Abu Bakar, Umar, Utsman, Imam Syafi’i , Ats Tsauri dan ulama-ulama besar dari umat ini sehingga mereka tidak mampu berijtihad seperti guru-guru kalian.

  4. Telah berlalu keterangan ulama besar akan hal ini.

    1. Apa makna shalawat secara bahasa dan apa bedanya dengan Taslim

Jawab :

Jika shalawat Allah Azza wa Jalla kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka itu adalah pujian, dan jika dari kita maka itu adalah doa. Adapun taslim maka itu adalah permintaan keselamatan, tapi bukan meminta keselamatan untuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebab Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sudah selamat. Tapi itu adalah doa bagi kita dengan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

  1. Apa hukum melaksanakan Barzanji tiap malam jum’at dan pada waktu pernikahan?

Jawab :

Bid’ah dan haram. Kitab Al barzanji seharusnya dibakar dan tidak boleh dijual.

  1. Apakah Khalwatiyah itu termasuk Barzanji?

Jawab :

Khalwatiyah itu kelompok sedang Barzanji adalah kitab. Tapi para pengikut Khalwatiyah itulah pentolan-pentolannya barzanji dan ghuluw. Para guru dan kyai-nya itu sudah menjadi thaghut yang disembah dan bahwa mereka ridha akan hal itu. Khalwatiyah dan aliran sesat shufiyah lainnya harus diberantas melebihi perlunya diberantas maksiat yang lain.

  1. Apakah ketika disebutkan nama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam wajib bershalawat?

Jawab : Wajib dan yang tidak melakukannya maka dia terancam.

  1. Bagaimana cara membenci kepada keluarga yang tetap melakukan Barzanji bahkan kalau saya (penuntut ilmu) yang menyampaikan bisa dibenci dan dikucilkan oleh keluarga?

Jawab :

Batas-batas kebencian kita dibangun di atas cinta kepada Allah Azza wa Jalla. Kita mencintai apa yang dicintai oleh Allah Azza wa Jalla dan membenci apa yang dibenci oleh Allah Azza wa Jalla. Allah Azza wa Jalla membenci syirik dan bid’ah maka kita pun harus membencinya. Adapun kecintaan terhadap keluarga yang tetap ngotot dengan barzanji, maka itu adalah cinta tabiat yang tidak terlarang dalam agama. Tapi harus tetap berlepas diri dari apa yang mereka lakukan, yakni kesyirikan. Cinta dan benci harus dibangun di atas benci dan cinta karena Allah Azza wa Jalla

Yang benar adalah bahwa dengan dasar cinta itu maka kita harus mendakwai orang tua dan keluarga, dan itu adalah perwujudan cinta yang sebenarnya. Apakah kita rela melihat orang tua dan keluarga kita terjatuh ke dalam perbuatan syirik akbar yang mengeluarkan orang dari Islam. Apakah kita rela melihat bertawassul, beristighatsah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Telah berlalu pembahasan tentang istighatsah.

Adapun kalau dikucilkan sementara sudah disampaikan dengan hikmah, maka itu adalah resiko dan ujian dalam dakwah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bukan sekedar dikucilkan atau diboikot, bahkan beliau diusir dari tanah kelahiran beliau.

  1. Apakah makanan yang dimakan itu berberkah dan kenapa harus ada makanan?

Jawab :

Tidak ada berkah terhadap segala kesyirikan. Adapun soal makanan maka tanyalah kepada yang melakukannya. Tanyalah kepada mereka yang membuat syariat tersebut.

  1. Apakah makanannya boleh dimakan?

Jawab :

Jika dalam makanan tersebut terdapat makanan haram seperti arak, khamr dan atau terdapat sembelihan-sembelihan yang disembelih dengan maksud selain Allah Azza wa Jalla. Maka makanannya haram dimakan, perbuatannya syirik akbar. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabada, “Allah Azza wa Jalla melaknat orang yang menyembelih kepada selain Allah Azza wa Jalla.

Adapun kalau tidak ada hal yang haram dan semebelihan selain untuk hal, maka Syaikh Bin Baz berpendapat bahwa itu tidak haram, sebab tidak ada dalil pengharamannya. Tapi harus dihindari sebab bisa menimbulkan fitnah. Jika orang awam melihat kita memakannya maka mereka akan berpendapat bahwa itu boleh saja.

  1. Saya pernah mendengar dari penceramah di radio bahwa barzanji boleh dibaca sekedar untuk mengetahui sejarah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam1. Mohon penjelasan?

Jawab :

Ini adalah ucapan penceramah goblok yang tidak tahu kebenaran. Mana sejarah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam Kitab Al Barzanji. Isinya adalah sejarah-sejarah dusta, doa-doa syirik, tawassul bid’ah. Pelajaran apa yang bisa di ambil.

  1. Dari mana Al Barzanji mengambil keterangan tentang sejarah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam?

Jawab :

Tanya sama Ja’far Al Barzanji dan orang-orang yang membacanya.

  1. Apakah acara Barzanji juga dilakukan di timur tengah?

Jawab :

Di Mesir mungkin iya. Tapi kitab-kitab yang sering di bantah oleh ulama adalah kitab Qasidah Burdah yang kengeriannya sama dengan kitab Al Barzanji.

  1. Apakah orang yang belum sampai hujjag kepadanya di anggap berdosa?

Jawab :

Seseorang yang belum sampai hujjah kepadanya karena memang tidak ada jalan hujjah itu sampai kepadanya maka dia mendapatkan udzur, tapi jika hujjah itu tidak sampai kepadanya hanya karena dia malas mencari ilmu maka deia berdosa.

  1. Apakah boleh bersikap loyal terhadap orangyang melakukan barzanji?

Jawab :

Tidak boleh wala (loyal) terhadap mereka yang ada adalah bara’ tapi tetap harus di dakwai.

  1. Bagaimana tentang kisah penyambutan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam oleh kaum Anshar yang menurut mereka disambut dengan shalawat badr?

Jawab :

Shalawat badr adalah shalawat bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam sunnah yang shahih, tidak pula dalam kitab-kitab sirah yang jadi rujukan semisal kitab Sirah Ibnu Hisyam, Thabaqat Ibnu Saad, Al Maghasi dan lain-lain.

  1. Bagaimana membantah syubhat bahwa kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berada dalam mesjid?

Jawab :

Kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak berada dalam mesjid, kuburan beliau di rumah Aisyah. Yang menjadi kekhususan para Nabi dan Rasul bahwa mereka dikubur di tempat mereka meninggal.

Perluasan mesjid Nabawi terjadi di zaman sahabat, tapi mereka tidak melakukan perluasan ke arah kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Nanti di zaman tabi’in perluasan menuju ke arah kuburan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan itu di ingkari oleh para tabi’in, tapi penguasa tetap melaksanakannya. Dan sampai sekarang kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tetap bukan bagian dari mesjid Nabawi. Kuburan beliau di isolasi dari mesjid dengan dinding yang sangat tebal dan tidak beraturan. Dan ini salah satu hikmah kenapa kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak ditampakkan. Jika seandainya ditampakkan maka niscaya akan habis bebatuan dan tanah di sekitar kuburan beliau yang diambil oleh orang-orang bodoh yang mencari berkah.

  1. Apa hukum Istighatsah kubra?

Jawab : ….

  1. Hukum bermakmun kepada imam yang ber barzanji?

Jawab :

Jika dia tahu maknanya dan tahu kesesatan di dalamnya dan tetap ngotot melaksanakannya maka tidak boleh bermakmun kepadanya.

 

 

1 Mungkin yang dimaksud adalah Sukri dg. Limpo sebab saya (penyusun) juga pernah mendengar hal ini dari radio tapi di lain waktu dia mengatakan bahwa tidak boleh membaca barzanji. Diwaktu lain dia mengatakan bahwa itu kan hanya sekedar bacaan (artinya tidak apa-apa membacanya). Wallahu A’lam.

About these ads

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

8 thoughts on “Sesatkah Kitab Al Barzanji ? : Penutup : Sesi Tanya Jawab

  1. silsilah para nabi telah Allah abadikan dlm alqur’an apalagi nabi yg
    rahmatan lil ‘alamin

    Posted by lestari | 07/11/2012, 20:53
  2. membaca artikel anda, sangatlah jauh dari sifat dakwah bil hikmah . sebelum meyakinkan orang tentang sebuah kebenaran. kita harus paham dulu karakter orang yang kita dakwahi. sedang anda di sini mengundang permusuhan. boleh dikatakan propokator di tengah – tengah agama islam. saya himbau untuk pikir dulu akibat artikel ini sebelum dimtanpilkan . anda juga termasuk orang sekarang yang jauh dari sejarah . jadi mari berhati hati.

    Posted by sulaeman | 22/11/2012, 18:22
    • Bismillah. Apa antum sudah baca semua artikel yang terkait. klo belum silahkabn dibaca semuanya dan kalau sudah silahkan ditunjukkan bagian mananya yang tidak hikmah dan sebelumnya disebutkan dulu definisi hikmah yang antum pahami? kemudian bagian manakah yang anda anggap provokai dan apakah menjelaskan tentang kesyirikan dan mengajak kepada Tauhid itu disebut provokator? terakhir pendapat anda sendiri tentang barzanji bagaimana?

      Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 22/11/2012, 18:29
  3. orang yang ilmunya masih dangkal lah yang mengatakan albarzanzi itu haram,
    Astaghfirullah

    Posted by abdullah | 23/11/2012, 20:34
    • Ilmu saya memang masih dangkal, tapi alhamdulillah dengan ilmu yang dangkal itu Allah memberi hidayah untuk memahami dan mengetahui bahwa kitab barzanji itu bertabur kesyirikan dan bid’ah di dalamnya. sebagai informasi, saya tumbuh di lingkungan yang sangat mengagungkan barzanji, jadi dulunya sayapun mengagungkan barzanji tapi sekali lagi alhamdulillah dengan ilmu yang dangkal yang Allah anugerahkan Allah memberi manfaat untuk memahami kebid’ahan dan bahaya besar dalam kitab al barzanji.

      Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 23/11/2012, 21:53
      • ckckck semoga Allah memberikan hidayah kepada kita agar selalu di jalanNYA.dengan tidak mengatakan musyrik kepada saudrara kita…..

        Posted by ninit | 07/12/2012, 09:56
      • benar semoga Allah memberi kita hidayah agar kita selalu dijalan yang diridhai-Nya. perlu anda ketahui bahwa dalam persoalan menghukumi itu ada aturannya, menghukumi secara global dan menghukumi secara ta’yin itu beda kemudian menghukumi perbuatan sebagai suatu perbuatan kesyrikan tidaklah memutlakkan atau mengharuskan menghukumi pelakunya sebagai musyrik. sehingga dengan begitu anda akan memahami bahwa ana tidak menghukumi secara mutlak orang yang melakukan perbuatan kesyririkan itu adalah musyrik -sekali lagi mohon dipahami itu- kemudian ana tanya, apakah berdoa kepada selain Allah bukan perbuatan kesyirikan?

        Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 07/12/2012, 15:07

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d bloggers like this: