SYIAH-UDI

Abu Bakar dan Umar di mata Syiah-udi Raafidhah

Syi’ah berkata: “Sesungguhnya ‘Aisyah radhiallahu ‘anha telah murtad sepeninggal nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana telah murtad pula banyak dari para shahabat.” (Lihat kitab “Asy-Syihabuts Tsaqib fi Bayani ma’na An-Nashib” karya Yusuf Al-Bahrani, hal.236)

Berkata Asy-Sya’bi rahimahullah: “Yahudi dan Nashrani memiliki satu keunggulan atas rafidhah, aku bertanya kepada Yahudi: “Siapa orang terbaik di agama kalian?” mereka menjawab: “para shahabat Musa” Aku bertanya kepada Nashrani: “Siapa orang terbaik di agama kalian?” mereka menjawab: “para shahabat Isa.” Dan Aku bertanya kepada Rafidhah: “Siapa orang terjelek di agama kalian?” mereka menjawab: “Para shahabat Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam.”

Al-Kulaini di dalam kitab Ar-Raudhah minal Kafi 8/245-246 meriwayatkan dari Abu Ja’far bahwa dia berkata: “Para shahabat adalah orang-orang yang telah murtad (sepeninggal Nabi-pent), kecuali tiga orang saja.” Maka aku (periwayat) bertanya: “Siapa tiga orang itu?” Maka dia menjawab: “Al-Miqdad bin Al-Aswad, Abu Dzar Al-Ghifari dan Salman Al-Farisi.”

Muhammad Baqir Al-Majlisi di dalam kitab Haqqul Yaqin hal. 519 berkata: “Aqidah kami dalam hal kebencian adalah membenci empat berhala yaitu Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, Mu’awiyah dan empat wanita yaitu ‘Aisyah, Hafshah, Hindun, Ummul Hakam serta seluruh orang yang mengikuti mereka. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk Allah di muka bumi ini. Tidaklah sempurna iman kepada Allah, Rasul-Nya dan para imam (menurut keyakinan mereka) kecuali setelah membenci musuh-musuh tadi.”

Dalam tempat yang lain ia berkata: “Sesungguhnya Abu Bakar dan Umar adalah kafir, kafir pula setiap orang yang mencintai keduanya.” (Lihat kitab mereka “Biharul Anwar” karya Al-Majlisi, 69/137,138)

Al-Mulla Kazhim di dalam kitab Ajma’ul Fadha’ih hal. 157 meriwayatkan dari Abu Hamzah Ats-Tsumali -berdusta atas nama Ali Zainal Abidin rahimahullah- bahwa beliau berkata: “Barangsiapa yang melaknat Al-Jibt (yaitu Abu Bakar) dan Ath-Thaghut (yaitu ‘Umar) dengan sekali laknatan maka Allah catat baginya 70 juta kebaikan dan Dia hapus sejuta kejelekan. Allah angkat dia setinggi 70 juta derajat. Barangsiapa sore harinya melaknat keduanya dengan sekali laknatan maka baginya (pahala) seperti itu.”

Bahkan di dalam kitab wirid mereka Miftahul Jinan hal. 114 disebutkan wirid Shanamai Quraisy (dua berhala Quraisy yaitu Abu Bakar dan ‘Umar), di antara lafazhnya berbunyi:

َللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَالْعَنْ صَنَمَيْ قُرَيْشٍ وَجِبْتَيْهِمَا وَطَاغُوْتَيْهِمَا

Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya. Laknatilah dua berhala Quraisy, dua syaithan (Abu Bakar dan Umar), dua thaghut dan kedua anak perempuan mereka (’Aisyah dan Hafshah).”

Mereka berkata: “Sesungguhnya Umar radhiallahu ‘anhu terjangkiti suatu penyakit yang tidak akan sembuh kecuali dengan mani laki-laki (tukang homo), dan neneknya adalah anak zina” (Lihat kitab mereka “Al-Anwar An-Nu’maniyyah” karya Ni’matullah Al-Jazairi, 1/63 dan kitab “Ash-Shirathul Mustaqim” karya Zainud Diin An-Nabathi Al-Bayadhi, 3/28)

Para ulama Syi’ah Rafidhah telah menukilkan ijma’ mereka tentang kafirnya para shahabat, di antaranya Al-Mufid bin Muhammad An-Nu’man di dalam kitab Awa’ilul Maqalat hal. 45, dia berkata: “Imamiyyah (Syi’ah Rafidhah), Zaidiyyah dan Khawarij bersepakat bahwa orang-orang yang melanggar perjanjian dan menyeleweng, dari penduduk Bashrah dan Syam (para shahabat -menurut anggapan mereka- pent) adalah orang-orang kafir, sesat dan terlaknat karena memerangi Amirul Mukminin (Ali -pent). Mereka itu kekal di Jahannam.”

About these ads

Tentang Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d bloggers like this: