SYIAH-UDI

Khabar Dari Dammaj

Berita dari DammajAl-Habibah
Dambaan para pecinta ilmu dan ulamanya

Oleh : Islam Kaffah

Sumber : http://www.facebook.com/islam.kaffah/posts/275618585831988

Ratusan Pemberontak Syiah Tewas

Ratusan Syiah Tewas, Ratusan lainnya luka-luka

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ

وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ وَيَتُوبُ اللّهُ عَلَى مَن يَشَاءُ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya : Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kalian terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. Dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakiNya. Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (At-Taubah : 14-15)


Dengan Karunia dari Allah Al-Wahid Al-Qahhar, para tentara Allah dari qabilah-qabilah Yaman di Waylah mencapai kemenangan paska kemenangan. Allah Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya, dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya.
Pasukan Hutsiyin (Syiah) melakukan serangan, maka serangan tersebut disambut oleh para tentara Allah – dengan taufiq-Nya – dengan serangan balasan yang berhasil membuat kocar-kacir barisa mereka (para Hutsiyin – Syiah) dengan izin Allah. Sehingga saudara-saudara kita berhasil mencapai kemenangan demi kemenangan.
Pasukan Hutsiyin berguguran, ratusan orang terbunuh, puluhan luka-luka, sedangkan ratusan lainnya lari dengan meninggalkan persenjataan dan peralatan mereka.
Dengan karunia Allah, saudara-saudara kita berhasil merebut tempat-tempat strategis dan penting.


Di antara yang terjadi kemarin :

Komandan Hutsiyin melepaskan tembakan kepada tentara-tentara mereka yang kabur.
Saudara-saudara kita merangsek maju dengan gagah berani, sampai-sampai mereka mengatakan, “Sungguh kami berhasil membunuh Hutsyiyin dengan pisau-pisau kami, karena mereka benar-benar ketakutan dari hadapan kami.”

Berhasil menguasai banyak persenjataan Hutsiyin, berupa senapan organik, sniper senapan, amunisi, di samping bahan makanan, komputer, pesawat HP, dll.

Sebagian saudara-saudara kita gugur, semoga Allah jadikan mereka sebagai para syuhada. Sebagian lainnya mengalami luka-luka ringan. Walhamdulillah


Ya Allah, hancurkanlah Syiah

Lemahkanlah persatuan mereka

Ceraiberaikanlah barisan mereka

Menangkanlah Sunnah

Sumber http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125501


Pemberontak Syi’ah Semakin Terdesak

Nashrun Min Allah wa Fathun Qarib

(Pertolongan dari Allah dan Kemenangan yang dekat waktunya)


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ (10) تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ (11) يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ

الْعَظِيمُ (12) وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ
Wahai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. (Ash-Shaff : 10-12)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ (4) بِنَصْرِ اللَّهِ يَنصُرُ مَن يَشَاء وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ (5) وَعْدَ اللَّهِ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ (6

dan di hari itu bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang. (sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjinya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Ar-Rum : 4-6)


Allahu Akbar!! Walhamdulillah wahdah, wash shalatu was salam ‘ala man la nabiyya ba’da
Pada hari Kamis 26 Muharram 1433 kemarin Husain Al-Ahmar tiba di Dammaj. Hal itu setelah kaum Syi’ah Hutsiyin meminta tolong kepadanya untuk membantu mereka melepaskan diri dari keterdesakan di medan Dammaj.

Husain datang bersama truk-truk bantuan International. Dalam kesempatan tersebut dia meminta gencatan senjata (perdamaian) :

(Perjanjian) sesuai dengan persyaratan kalian wahai Ahlus Sunnah.” Demikian kata Husain.
Maka pihak Dammaj mengajukan 5 syarat :

  1. Pengepungan harus segera diakhiri secara total

  2. Pasukan syiah harus ditarik dari Dammaj dan gunung-gunung Dammaj, dan daerah-daerah mereka diserahkan kepada Qabilah Hasyid.

  3. Jabal Buraqah dibiarkan tetap dikuasai oleh Salafiyyin dan tidak diserahkan kepada pihak manapun, baik kepada pihak netral maupun kepada pihak lainnya.

  4. Pasukan Syiah Hutsiyin harus ditarik dari titik Khaniq, dan diserahkan kepada Qabilah Hasyid, menunggu terwujudnya keamanan.

  5. Pengembalian masjid-masjid sunnah yang direbut oleh Syi’ah Hutsiyin di Sha’dah kepada Ahlus Sunnah, dan tidak boleh mengganggu pada du’at Salafiyyin dalam aktivitas dakwah mereka di seluruh wilayah propinsi. Gangguan sekecil apapun berarti pembatalan perjanjian dari pihak Syiah Hutsiyyin.

    Pada, masing-masing poin persyaratan di atas, pihak Syiah Hutisyin mengatakan, “Setuju, yang penting lepaskan kami.”

    Sementara pihak Syi’ah Hutsiyin mengajukan satu syarat, yaitu penarikan para mujahidin dari Kataf, walaupun bantuan makanan masih boleh masuk Dammaj.
    Maka syarat yang diajukan pihak Syi’ah tersebut ditolak dengan tegas dan penuh izzah oleh Syaikh Yahya.

    Maka akhirnya Syiah Hutsiyin menarik syarat tersebut, dan terjadilah penandatanganan oleh kedua belah pihak dengan jaminan Qabilah Hasyid dalam hal ini Husain bin Al-Ahmar.
    Dan Husain bin Al-Ahmar akan datang esok harinya (Jum’at) ke Kataf untuk mengetahui syarat-syarat yang mereka minta yang nantinya harus dipenuhi oleh pihak Syiah Hutsiyin dengan penuh kehinaan.

    Sumber-sumber yang ada menyebutkan bahwa syarat yang diminta oleh penduduk Kataf adalah kepala ‘Abdul Malik Al-Hutsi sebagai ganti Syaikh Yahya bin Atslah Al-Wayili rahimahullah, jika tidak maka berarti serbuan ke Sha’dah!
    Perjanjian ini akan berlaku sejak Jum’at 27 Muharram 1433 H.
    Berita di atas ditulis oleh Abu Furaihan Jamal bin Furaihan Al-Haritsi dari Abu ‘Abdil ‘Aziz Ad-Dusari.

    Sumber http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125506 (dengan beberapa perubahan konteks dan susunan dari kami)

    Apakah pihak Syi’ah Rafidhah Hutsiyin mau melaksanakan kesepakatan tersebut?

    Dalam http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125550 disebutkan sebagai berikut :
    Bahwa hingga sabtu 28 Muharram 1433 H perjanjian belum terwujud. Pengepungan masih belum dihentikan, kaum Syi’ah Hutsiyin belum meninggalkan gunung Buraqah, bahkan mereka mendirikan pos-pos baru!!

    Pada pagi hari Sabtu tersebut, Husain bin ‘Abdillah Al-Ahmar kembali datang ke Dammaj bersama rombongannya. Ia menyatakan bahwa gunung Buraqah akan ditinggalkan oleh Syi’ah Hutsiyin jika terpenuhi dua syarat :

    1. Orang-orang Dammaj tidak boleh membuat pos-pos baru

    2. Tidak boleh menyerang orang-orang syi’ah hutsiyin


    Maka pernyataan di atas ada pemutarbalikan fakta. Justru fakta yang terjadi di lapangan penduduk Dammaj-lah yang diserang, dan mereka terpaksa mempertahankan diri. Tidak pernah mereka memulai menyerang kepada seorang pun sama sekali.
    Dalam kesempatan tersebut, dengan penuh izzah kembali pihak Dammaj mengajukan dua syarat :
    1. Kebebasan bergerak bagi penduduk Dammaj

    2. Qafilah boleh masuk hanya dengan senjata pribadi saja.


    Dilaporkan juga dari
    Dammaj hal-hal berikut :

  • Hari ini kembali masuk bantuan makanan dan peralatan berupa gas, dll

  • Maghrib malam sebelumnya, pihak penengah meminta ditariknya pasukan Syiah Rafidhah dari gunung Al-Musyarrafah, dan membongkar pos-posnya.

  • Adapun titik Al-Khaniq, maka diserahkan kepada perwakilan yang ditunjuk oleh pihak penengah.


Sementara itu dari Kataf dilaporkan :

  • Bihamdillah, kaum Syi’ah Rafidhah berhasil dipukul mundur dari front pertempuran. Dan senjata-senjata mereka, baik senjata berat maupun senjata ringan, terus berjatuhan di mana-mana.

  • Pa- ra mujahidin terus terpompa semangatnya untuk terus melanjutkan jihad melawan Syiah Rafidhah.


    Sumber: http://dammajhabibah.wordpress.com/2011/12/25/nashrun-minallah-wa-fathun-qarib/

    Apakah Terwujud Kesepakatan Itu?

Sebagaimana dirilis di sahab.net, diinformasikan perkembangan terakhir hingga Ahad 29 Muharram 1433 kemarin, di antaranya :

  • DAMMAJ
    – Blokade/pengepungan oleh Syiah Hutsiyin masih terus, walaupun penduduk qabilah Wadi’ah bisa memasukkan pasokan bahan makanan, sayuran, dan tabung-tabung gas.

  • Para thullab belum bisa bebas keluar masuk

  • Para syi’ah hutsiyin masuk terus berani membuka pos-pos baru, bahkan mereka berani menggunakan alat-alat berat untuk menghancurkan bebatuan dan mendirikan pos. Bahkan mereka telah membuat pos-pos baru di Jabal Musyarrahah, sampai-sampai jarak mereka dengan ikhwah kurang dari 100 m, kalau seandainya memanggil dengan suara sedang niscaya akan kedengaran.

  • Nuqthah Al-Khaniq masih dikuasai oleh Syi’ah Hutsiyin

  • Ahad pagi utusan pihak penengah tiba dengan dipimpin oleh Qahthan Al-Ahmar untuk memulai melaksanakan poin-poin perjanjian dan menutup pos-pos dua belah pihak.
    Pihak Syiah Hutsyin menolak untuk menutup pos-pos dan menghalangi pihak penengah. Kemudian Qahthan Al-Ahmar juga meminta penduduk wadi’ah dan thullab menutup pos-pos mereka, namun mereka menolak hingga pihak Syiah mau menutup pos-pos mereka. Masing-masing pihak terus bertahan, hingga hampir terjadi ketegangan..


KATTAF

  • Qabilah-qabilah dari berbagai wilayah terus berdatangan di Wailah, untuk mengunjungi dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara mereka di Dammaj yang tengah berjuang

  • Selama hari Ahad kemarin tidak terjadi pertempuran antara kedua belah pihak, kecuali sekedar tembakan-tembakan kecil saja.

  • dalam pertempuran 2 malam sebelumnya, dari ahlus sunnah gugur 3 orang, semoga Allah menjadikan mereka syuhada’.

  • Beberapa sumber menyebutkan dalam kontak senjata yang paling akhir terjadi, — yaitu tatkala Syiah menyerang beberapa pos ikhwah – bahwa dari pihak Syiah Hutsiyyin jumlah yang terbunuh mencapai 30 orang, termasuk dua orang pembesar mereka. Bahkan disebutkan, bahwa ikhwah sempat menyembelih 5 orang syiah hutsyiyin dengan pisau-pisau mereka.

    Hingga Hari ke-69 (Selasa 2 Shafar 1433 H)

Hingga hari ke-69 blokade Dammaj, diberitakan kondisi terakhir sebagai berikut :

  • Pergerakan keluar masuk Dammaj masih seperti biasa

  • Toko-toko di Dammaj kembali dibuka seperti biasa

  • Komite Perdamaian yang dipimpin oleh Husain Al-Ahmar menghancurkan pos-pos Syi’ah Hutsiyin dan mengeluarkan mereka darinya, baik dari titik Masyrahah, Wathan, dan Nuqu’.

  • Bentrokan terus berlangsung di Kattaf sejak kemarin malam. Satu ikhwah gugur – semoga Allah jadikan sebagai syahid – dan 8 luka-luka. Sementara dikabarkan dari pihak Syiah Hutsiyin 47 tewas (sumber lain menyebutkan 70 tewas).
    Semoga Allah Hancurkan Syiah Hutsiyin dan Memenangkan Ahlus Sunnah!!

    Hingga hari ke-71 (Kamis, 4 Shafar 1433 H)

DAMMAJ
Diberitakan bahwa situasi di Dammaj seperti hari sebelumnya. Komite Perdamaian terus berupaya keras menutup pos-pos syiah.

Para thullab Dammaj tetap senantiasa waspada dari bahaya laten pengkhianatan Syi’ah Rafidhah. Suasana tegang kadang masih menyelimuti, karena kadang-kadang sniper-sniper gelap menyerang.

WAILAH
Sementara itu di Wailah (wilayah yang menjadi pintu masuk menuju Dammaj) dilaporkan masih terjadi pertempuran sengit. Ahlus Sunnah terus merangsek memukul mundur Syiah Hutsiyin. Ahlus Sunnah berhasil menguasai 3 tempat strategis, dan Syiah tidak mampu merebut kembali tempat-tempat yang sudah dikuasai oleh Ahlus Sunnah
Hingga Hari ke-73 (Sabtu 6 Shafar 1433 H)

  • Syiah Hutsiyin telah keluar dari Jamimah dan ‘Afari, pos-pos mereka dihancurkan. Demikian juga Jabal Ahrasy, termasuk kemah-kemah di Qahratdzib.

  • Ikhwah senantiasa waspada akan bahaya laten pengkhianatan Syiah Rafidhah. Ikhwah sadar betul akan karakter mereka yang satu ini, yakni khianat dan dusta. Sebagaimana hal ini juga banyak diingatkan oleh ‘ulama kita.

  • Syiah Hutsiyin sangat berharap agar peperangan di Wailah dihentikan

  • Ikhwah masih menghindar dari berjalan di Sha’da. Termasuk jum’at kemarin para khatib Ahlus Sunnah juga masih belum berkhutbah di masjid-masjid Sha’dah sebagaimana biasanya.

  • Sarana kumunikasi (telepon kabel) telah kembali normal
    Perjanjian Mulai Kandas

  • Dammaj bersiaga seiring kandasnya misi perdamaian di Kattaf

  • Upaya perjanjian antara pihak Front Kemenangan dengan pihak Syiah Hutsiyin gagal, karena pihak Syiah Hutsiyin yang menolak persyaratan yang diajukan Ahlus Sunnah, dan mereka terus mempertahankan titik-titik yang mereka kuasai di beberapa wilayah di Sha’dah.

  • Juru Bicara Resmi Front Wailah mengumumkan berakhirnya gencatan senjata

  • Ketua Komite Perdamaian Husain Al-Ahmar bertolak menuju Saudi Arabia

    Fatwa dan Nasehat Ulama’ Kepada Ahlussunnah Terkait Pengepungan Dammaj oleh Syi’ah Rafidhah al Hutsiyun

Kita katakan: Alhamdulillah, Rafidhah mereka tidak akan berhenti memusuhi umat Islam sejak awal munculnya dan mereka selalu menunggu bencana menimpa umat Islam -semoga mereka mendapatkan hukuman yang setimpal dari Allah- dan tidak ada musibah yang menimpa Ahlus Sunnah kecuali selalu ada campur tangan Rafidhah. Runtuhnya daulah ‘Abbasiyah akibat ulah tangan mereka, dan apa yang menimpa umat Islam dari berbagai wilayah selalu ada campur tangan mereka, kita memohon kepada Allah afiyah dan keselamatan.
Nasehat kami kepada terhadap saudara kita Ahlus Sunnah di Yaman secara umum: Hendaknya mereka saling menolong dan bahu-membahu dalam menghadapi Rafidhah para musuh Allah itu, musuh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, musuh agama yang benar ini. Ini yang kami nasehatkan kepada mereka, hal itu dengan cara menerangkan madzhab orang-orang yang benar dan menyebarkannya di tengah-tengah manusia, serta menjelaskan rendahnya dan rusaknya madzhab Rafidhah dan membongkar kedoknya dikalangan manusia, menjelaskan kejelekan-kejelekan mereka dan kebobrokan mereka kepada manusia sampai mereka benar-benar faham kejelekan Rafidhah, inilah yang harus dilakukan. Dan wajib juga bagi Ahlus Sunnah bersungguh-sungguh menyebarkan dakwah yang benar, menyebarkan As Sunnah dan membela As Sunnah.

Adapun terhadap Ahlus Sunnah yang di Dammaj: maka kami mendo’akan kebaikan atas mereka, kami berdo’a kepada Jalla wa ‘Ala dengan nama-Nya yang paling agung yang apabila diminta dengannya Dia memberi dan apabila berdo’a dengannya Dia mengabulkan: semoga Allah menghinakan Rafidhah yang najis dan kotor itu, semoga Allah membinasakan mereka sampai ke akar-akarnya, mencerai-beraikan persatuan mereka, dan menghancurkan kekuatan mereka, mencerai-beraikan barisan mereka, Allah menghinakan mereka, sesungguhnya Allah-lah sebaik-baik yang diminta.

Taqabbal da’wana ya Mujibas sailin. Wallahu ta‘ala a’lam bish-shawab.

Wallahul Muwaffiq wal Hadi ila aqwamit thariq.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jazakumullah khaeran wabaarakallahu fiikum

Wassalaamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: