Biografi, Nasehat

CANDA PARA ULAMA

CANDA PARA ULAMA

  1. Syaikh Muqbil dan “Imam Muslim”

Sumber : Ust. Wira Mandiri Bachrun dari Sy. Abu Dawud Ahmad Bawafie

Asy Syaikh Muqbil bin Hadi dikenal sebagai ulama yang humoris. Ketika mengajar beliau tidaklah selalu serius. Terkadang beliau bercanda dengan para penuntut ilmu di tengah-tengah pelajaran. Seperti yang dikisahkan oleh salah seorang murid beliau.

Suatu saat Asy Syaikh Muqbil membacakan sebuah hadits. Setelah selesai, beliau mengatakan kepada murid-muridnya, “Hadits ini diriwayatkan oleh muslim.” Beliau lalu diam menunggu reaksi murid-muridnya.

Tiba-tiba salah seorang muridnya berdiri dan berkata, “Wahai syaikh, hadits ini tidaklah diriwayatkan oleh Muslim (maksudnya Al Imam Muslim dalam Shahihnya), tapi diriwayatkan oleh Ashabus Sunan (An Nasa’i, At Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah).”

Diberitahu seperti itu Asy Syaikh tetap ngotot, “Bahkan ini diriwayatkan oleh muslim!”

Murid beliau tadi tidak mau kalah juga, tetap saja bersikeras, “Ndak ya Syaikh, Muslim tidak meriwayatkan hadits itu!”

Asy Syaikh akhirnya tersenyum sambil berkata, “Tentu saja hadits ini diriwayatkan oleh seorang muslim, bukan seorang yang kafir.”

Akhirnya hadirin pun ikut tersenyum, mereka baru paham kalau Asy Syaikh sedang bercanda. Muslim yang dimaksud adalah seorang yang beragama Islam, bukan Al Imam Muslim penyusun kitab Shahih.

 

  1. Syaikh Ibnu Utsaimin dan Supir Taksi

Ihsan ibn Muhammad Al-‘Utaibi mengisahkan:

Sehabis shalat di Masjidil Haram, Syaikh Utsaimin ingi pergi ke suatu tempat. Maka beliau memanggil taksi dan pergi dengannya. Dalam perjalanan, sopir taksi ingin mengetahui siapa gerangan yang menjadi penumpangnya itu. Ia bertanya, “Siapakah anda wahai Syaikh?”

Beliau menjawab, “Muhammad bin Utsaimin.”

Sopir taksi itu terkejut, “Syaikh Utsaimin?” Ia menganggap beliau berbohong karena tidak percaya ada seorang syaikh mau naik taksi.

Syaikh Utsaimin menjawab, “Ya benar.” Sopur taksi itu memutar kepalanya untuk melihat wajah Syaikh Utsaimin.

Syaikh Utsaimin kemudian bertanya, “Lantas anda siapa, wahai saudaraku?”

Ia menjawab, “Saya Syaikh Abdul Aziz bin Baz!”

Syaikh Utsaimin pun tersenyum amengulang pertanyaannya, “Anda Syaikh Abdul Aziz bin Baz?”

Sopir itu menjawab, “Ya, karena anda telah menyebut diri anda Syaikh Utsaimin!”

Syaikh Utsaimin berkata, “Tapi Syaikh bin Baz buta dan tidak bisa menyetir mobil.”

Sopir taksi itu akhirnya menyadari bahwa penumpang yang ada dibelakangnya adalah benar-benar Syaikh Utsaimin.

(Safahat Musyriqah min Hayat Al-Imam Muhammad ibn Shalih Al-‘Utsaimin hal. 79.
Dari buku Untaian Indah Biografi Kehidupan Ulama Ahlussunnah
2)

  1. Syaikh Ibnu Baz dan Syaikh Al Albani Soal Ngebut

Ada seorang pemuda penuntut ilmu pernah naik mobil bersama Syaikh al-Abani rahimahullah. Syaikh al-Abani mengemudi mobilnya dengan kecepatan tinggi. Melihatnya, maka pemuda itupun menegur:”Wahai Syaikh,ini namanya ‘ngebut’ dan hukumnya tidak boleh. “Syaikh ibnu Baz mengatakan bahwa hal ini termasuk menjerumuskan diri dalam kebinasaan. Mendengarnya, Syaikh al-Albani rahimahullah tertawa lalu berkata:”Ini adalah fatwa seseorang yang tidak merasakan nikmatnya mengemudi mobil!!.” Pemuda itu berkata: “Syaikh, akan saya laporkan hal ini kepada Syaikh Abdul Aziz bin Baz.” Jawab Syaikh al-Abani;”Silahkan,laporkan saja.”

Pemuda itu melanjutkan ceritanya: “Suatu sa’at, saya bertemu dengan Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah di Makkah maka saya laporkan dialog saya dengan Syaikh al-Abani rahimahullah tersebut kepada beliau.Mendengarnya, beliau juga tertawa seraya berkata: ‘Katakan padanya:”ini adalah fatwa seseorang yang belum merasakan enaknya terkena denda!” (Al-Imam Ibnu Baz,Abdul Aziz as-Shadan hlm.73)

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: