Sesatkah Kitab Al Barzanji

Sesatkah Kitab Al Barzanji ? : Berdusta Atas Nama Nabi : Kisah Batil

Penukilan Sejarah dan Kejadian Dalam Kitab Barzanji

Di dalam kitab Al Barzanji terdapat penukilan-penukilan sejarah yang perlu pembuktian secara ilmiah. Sebab sekali lagi bahwa sejarah hidup atau sirah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam baik sebelum ataupun setelah beliau diangkat jadi Rasul adalah bagian dari agama dan berbicara tentang agama tidak bisa seenaknya saja tapi harus dibangun di atas hujjah yang kuat dan shahih.

Pada halaman 36 dikatakan, Tahun, bulan dan hari kelahirannya, masih belum disepakati oleh ahli sejara. Tetapi menurut qaul/pendapat yang kuat adalah sebelum subuh pada hari Senin, tanggal 12 Rabiul Awwal tahun gajah.

Penukilan bahwa menurut pendapat yang kuat itu tidaklah benar, sebab hal itu Cuma dibangun di atas persangkaan dan tidak menemukan satu dalil pun yang kuat untuk mendukung pendapat mereka. Bahkan beberapa ulama ahli sejarah mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam lahir pada tanggal 9 Rabiul Awwal.

Termasuk keanehan adalah keterangan yang disebutkan pada halaman 30 bahwa,

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam lahir dalam keadaan meletakkan tangannya di atas bumi dan mengangkat kepalanya ke langit.

Kemudian pada halaman 38 disebutkan,

Adapun tubuh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tumbuh dalam sehari bagaikan sebulan….

Pada halaman 40 disebutkan,

Ketika umur tiga bulan, beliau sudah pandai berdiri tegak dan setelah berusia lima bulan sudah pandai berjalan sendiri, dan sesudah berumur sembilan bulan sudah bisa berbicara dengan fasih.

Keterangan-keterangan di atas hanyalah rekaan dan persangkaan dari penulis Al Barzanji tanpa dilandasi satu dalil yang kuat dan bisa dipertanggung-jawabkan. Imam Ahmad rahimahullah memberikan tanbih (peringatan) bahwa di antara perkara yang didalamnya banyak keterangan dusta adalah tentang sirah.

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

4 respons untuk ‘Sesatkah Kitab Al Barzanji ? : Berdusta Atas Nama Nabi : Kisah Batil

  1. Salam tad…?pinternya antum mhina musonif. Coba dah sekali lagi cermati apa yg antum lihat sesat itu! tdkkah antum mengerti,jika dlm suatu tulisan,menggambarkan prosa rasa dari sipenulisnya itu, ada kalanya sipenulis itu menyampaikan pesan rasanya lewat kata sbgmana kemudian terlihat dlm karyanya tersebut.Adakalanya dia menyampaikannya dg perumpamaan atau dg ilustrasi.

    Posted by sulaiman | 21/12/2012, 18:40
    • wah lanjut lagi…
      1. apa yg ana tulis ini bukan dari ana tapi transkrip dari sebuah daurah yang dibawakan oleh ust.khidhir
      2. ana tidak menghina mushannif tapi menjelaskan kesalahan, perlu antum -rahimakallah- bedakan, ketika seseorang menjelaskan kesalahan org lain bukan berarti dia menghinanya. betapa banyak al imam ahmad menyelisihi gurunya al imam syafii -yang lisan halnya menunjukkan bahwa beliau “menyalahkan” gurunya dalam beberapa perkara- tapi apakah bisa dikatakan dia menghina gurunya. al imam ali ibnul madini mengatakan bahwa ayahnya adalah dhaif, bukan berarti beliau menghina ayahnya.
      3. penjelasan akan kesalahan dan ketergelinciran seseorang justru itu adalah nasehat bagi dia dan bagi orang lain. sementara orang yang terus menerus membela seseorang dan mencarikannya udzur meski orang tersebut salah dan keliru -dan manusia tempatnya kekeliruan- justru sbenarnya membinasakan orang yang dibela dan diberi udzur tersebut.
      4. Agama itu ukurannya bukan perasaan tapi alqur’an dan sunnah ala fahmi as sahabah wa tabi’in wa atabut tabiin.
      5.Sekali lagi ana sampaikan kalau ana tumbuh besar dengan bergelut dengan barzanji dan tokoh serta orang-orang yang memuliakannya bahakan mungkin melebihi antum-hayyakallah. ana telah belajar dan membaca barzanji sejak ana tamat SD dan itu 20 tahun yang lalu. setamat SD -selama 4 tahun- ana bersekolah di sebuah pesantren -mungkin antum rahimakallah pernah dengar namanya DDI Ambo Dalle yang berlokasi di Mangkoso Kab. Barru Propinsi Sulawesi Selatan- I’dadiyyah (1 tahun) kemudian Tsanawiyyah ana tamatkan di DDI Al Mubarak Tobarakka di Kabupaten Wajo (sekitar 5 km sebelum Pasar Siwa) yang merupakan cabang atau perpanjangan tangan dari DDI Ambo Dalle Mangkoso. Di pesantren tersebut dari Madrasah Ibtidaiyyah telah diajarkan untuk membaca Barzanji. Ana tidak ingat berapa banyak acara barzanjian yang ana ikuti. ana pun mengagungkanya dan memuliakannya -bahkan mungkin melebihi antum yang hanya sekedar menganggapnya budaya- sampai sekitar 8 tahun yang lalu ana mengenal da’wah salafiyyah yang mubarak ini.
      6. terakhir, apakah kisah yang disampaikan oleh Al Barzanji itu benar -jangan lagi bilang itu budaya, sebab sekarang kita bicara sirah nabawiyyah-? kalau menurut antum benar maka silahkan datangkan bukti berupa sanad -sekali lagi al imam ibnu sirin berkata, “sanad adalah bagian dari agama”…! sebab tanpa itu bisa saja kalau saya berkata Nabi itu dilahirkan langsung bisa berlari, atau ketika beliau lahir turun hujan 7 hari 7 malam atau petir saling menyambar, atau ketika beliau berumur 1 pekan beliau sudah fasih dan lancar berbicara dan kemudian saya membela diri kalau itu sekedar penyampaian atau ilustrasi saja,apakah seperti ini dibenarkan?. jadi bukan soal cara penyampaian (prosa,puisi ,syair, nazham) tapi apakah yang disampaiakn itu benar adanya dan bisa dipertanggungjawabkan. Jadi sekali lagi TOLONG DI JAWAB APAKAH KISAH dalam tulisan ini YANG DISAMPAIKAN AL BARZANJI ITU BENAR ATAU TIDAK ? kemudian jelaskan kepada saya KALIMAT RAHASIA yang antum maksud di diskusi sebelumnya.
      cat : saya tidak ingin berdebat, maka jawab saja pertanyaan dan permintaan penjelasan nomor lima, setelah antum jawab point no 5 di atas baru kita lanjutkan diskusinya, kalau antum tidak menjawabnya maka komentar-komentar antum akan ditolak semuanya.

      Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 22/12/2012, 05:42
    • Maaf komentar anda masuk tong sampah… soal kisah nabiyuulah sulaiman maka ana percaya, ana percaya kisah nabi yusuf, kisah terbelahnya laut mrah untuk nabi musa, kisah dinginnya api untuk nabi ibrahim, kisah terbelahnya bulan untuk nabi,kisah ashabul kahfi dan semua yang disebut dalam Al Qur’an. ana juga percaya kisah bicaranya bayi saksi juraij, kisah ditahannya matahari untuk seorang nabi yang sedang berperang, kisah dibelahnya dada Rasulullah, semua ana percaya karena dalam hadits yang shahih. logis atau tidak jika datang dari Al qur’an dan hadits yang shahih maka saya katakan SAMI’NAH WA ATHA’NAH.

      tapi yang jadi pertanyaan saya apakah kisah ini benar atau tidak? HANYA JAWAB BENAR ATAU TIDAK….
      Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam lahir dalam keadaan meletakkan tangannya di atas bumi dan mengangkat kepalanya ke langit. (hal 30)
      Adapun tubuh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tumbuh dalam sehari bagaikan sebulan…. (hal 38)
      Ketika umur tiga bulan, beliau sudah pandai berdiri tegak dan setelah berusia lima bulan sudah pandai berjalan sendiri, dan sesudah berumur sembilan bulan sudah bisa berbicara dengan fasih. (hal 40)

      kalau benar MANA DALILNYA? MANA HADITSNYA? MANA ATSRANYA? MANA AYAT QUR’ANNYA? MANA SANADNYA?
      Kemudian mana penjelasan Kalimat Rahasia yang antum maksud? KEMUDIAN SEKALI LAGI BAWAKAN DALILNYA, KALAU DARI HADITS/ATSAR BAWAKAN SANADNYA ATAU MINIMAL HUKUM HADITSNYA DARI PARA IMAM MUHADDITSIN?

      silahkan di jawab dulu, KOMENTAR ANDA YANG TIDAK MENJAWAB PERTANYAANN DI ATAS SELANJUTNYA AKAN DI ANGGAP SPAM…

      Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 22/12/2012, 08:20
      • Bismillah. kita selesaikan dulu yang satu ini baru melangkah di tempat lain. adapun perkataan antum “yakinlah bahwa mushannif pasti tahu dalilnya” maka ini bukan dalil namanya dan cukuplah firman ALLAH Ta’ala untuk menjawab itu, Allah berfirman, “Dan janganlah kalian mengikuti apa-apa yang KALIAN TIDAK PUNYA ILMU (Hujjah, bayan, burhan, dalil yang shahih) TENTANGNYA,” jadi sekali lagi… sampai anda mendatangkan dalil (hadits, atsar, riwayat siapa dan di kitab mana) akan hal di atas maka semua komentar antum akan dianggap spam dan dihapus secara permanen. jadi silahkan di cari dulu dalilnya -atau antum mengakui bahwa al barzanji keliru dalam hal ini- baru mampir kemari lagi dan kita lanjutkan diskusi kita, sebelum itu telaksana maka sekali lagi komentar antum dimanapun dalam blog ini akan dianggap spam dan dihapus secara permanen. atau ana kasih saran, coba antum cari ustadz salafy di tempat antum dan datangi kemudian antum ajak diskusi s dan terakhir ana cuman bisa bilang LANA A’MALUNA wa LAKUM A’MALUKUM…..

        Posted by Fahruddin Abu Shafiyyah | 05/01/2013, 08:39

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: