Sesatkah Kitab Al Barzanji

Sesatkah Kitab Al Barzanji ? Doa dan Tawassul yang Batil

Batilnya Doa pada Bagian Akhir Kitab Al Barzanji.

Sebagian besar isi kitab Al Barzanji adalah keterangan sejarah tanpa dalil, jadi untuk meringkas pembahasan maka langsung dibahas bagian akhir dari kitab tersebut yakni bagian doa, sebab pada bagian ini juga terdapat kebatilan yang sangat besar tapi oleh orang-orang dianggap sebagai sebuah kebenaran yakni permasalahan tawassul. Dan memang banyak orang yang terjatuh ke dalam syirik karena rancuh dan bingung dalam memahami masalah tawassul.

Pada bagian doa dari bait 11 sampai bait 18 disebutkan,

  1. dan kami bertawassul kepadamu dengan perantaraan kemulian diri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

  2. Dan orang yang menjadi penutup para Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam wujudnya dan yang pertama secara makna.

  3. Dan berperantaraan dengan keluarganya, bagaikan bintang-bintang yang memberi kemanan kepada makhluq

  4. Dan bagaikan perahu keselamatan dan kebahagiaan

  5. Dan (kami juga bertawassul) dengan sahabat-sahabatnya yang mendapat hidayah dan keutamaan.

  6. Yaitu orang-orang yang menyerahkan jiwanya kepada Allah untuk mencari kemuliaan dari Allah.

  7. Dan berperantaraan dengan ulama penerus syariatnya yang memiliki martabat yang tinggi dan memilki keistimewaan.

  8. Yaitu orang-orang yang mengharap kesenangan dengan nikmat dan keutamaan dari Allah.

Bait-bait di atas menujukkan kepada bahwa para pemabaca Barzanji bertawassul dengan jazad dan kemuliaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, keluarga belia dan sahabat-sahabatnya dan juga bertawassul pula dengan kehormatan “ulama”. Pertanyaannya adalah apakah hal itu dibolehkan oleh syariat islam yang agung dan sempurna?. Jawabannya datang pada pembahasan berikutnya.

PENJELASAN TERANG PARA ULAMA

TENTANG TAWASSUL.

Syaikh bin Baz1 ditanya, “apa hukum bertawassul dengan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, apakah ada dalil pengharamannya?

Beliau menjawab –sebagaimana dimuat Majalah Da’wah 16/5/1410 H)-, tawassul dengan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam ada rinciannya.

  1. Jika hal yang dimaksud adalah bertawassul dengan cara mengikuti dan taat pada perintah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan ikhlas kepada Allah Azza wa Jalla maka inilah islam yang dengannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam diutus dan inilah kewajiban bagi tiap mukallaf (orang yang sudah dibebani kewajiban syariat).

  2. Bertawassul dengan berdoa kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, istighatsah meminta kesembuhan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, maka ini adalah syirik akbar. Agamanya Abu jahal dan yang semisal dengan dia dari para penyembah berhala.

  3. Tawassul dengan kemuliaan zat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, haq Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, misalnya : Aku memohon kepada-Mu ya Allah Azza wa Jalla dengan perantaraan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam-Mu atau kemuliaan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam-Mu atau dengan haqnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam-Mu, atau kemuliaan seluruh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan juga orang-orang shalih. Maka tawassul semacam ini adalah tawassul bid’ah atau tawassul syirik Ashghar yang merupakan wasilah/pengantar/pintu menuju Syirik Akbar.

  4. Meminta kepada Allah Azza wa Jalla dengan bertawassul dengan sumpah pada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, dan ini adalah tawassul bid’ah.

Kesemua tawassul diatas tidak boleh dilakukan kecuali yang pertama sebab Allah Azza wa Jalla tidak pernah mensyariatkannya, sedangkan ibadah itu tauqifiyah atau harus berdasar dalil dan nash yang shahih. Adapun bersumpah dengan nama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka itu adalah syirik kecil.

1 Nama beliau adalah Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, beliau adalah imam besar abad ini. Beliau menjabat sebagai Ketua Lembaga Ulama Besar Saudi Arabiah dan juga sebagai Ketua Dewan Fatwa Kerajaan Saudi Arabiah sampai meninggalnya beliau dan digantikan oleh Asy Syaikh Andul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh.

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: