Akhlaq, Fiqih/Tanya Jawab

Memakai Penutup Kepala

Pertanyaan:
Apa hukum mengenakan peci atau penutup kepala dalam shalat?

Jawaban:
Kita disunnahkan untuk menutup kepala ketika shalat. Di antara dalilnya adalah atsar dari Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhuma yang berkata kepada budaknya Nafi’ ketika beliau melihatnya melakukan shalat dalam keadaan terbuka kepalanya: “Bagaimana pendapatmu seandainya kamu keluar menemui manusia dalam keadaan kamu seperti ini (terbuka kepalanya, tanpa memakai penutup kepala)? Lalu Nafi’ menjawab: “Tidak” (yakni tidak mau melakukan hal itu -pent.). Maka Ibnu ‘Umar berkata: “Maka Allah adalah Dzat yang paling berhak agar seseorang berhias/memperbagus diri untuk-Nya.” Artinya sepatutnyalah bagi kita agar selalu berpakaian (termasuk padanya memakai penutup kepala) yang sesuai syari’at baik ketika shalat ataupun di luar shalat, jangan memakai pakaian yang ketat/sempit, transparan atau pakaian yang merupakan ciri khas orang kafir.

Atsar ini juga merupakan tauladan dari para shahabat bagi kita agar menegur orang yang meninggalkan sunnah yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wallaahu a’lam. [Lihat Libaasul Mar`ah war Rajul fish Shalaah hal.19-20 karya Ibnu Taimiyyah]

 

 

Sumber :

Buletin Al Wala’ Wal Bara’ Ma’had Adhwaus Salaf Bandung

Edisi ke-16 Tahun ke-2 / 12 Maret 2004 M / 20 Muharrom 1425 H

 

 

 

Baca Juga :

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: