Dialog Dengan Jama'ah Tabligh

Dialog Dengan JT : Da’wah Itu Menyerukan Kebenaran Bukan Cari Pengikut

STI : selanjutnya tentang da’wah salafiyyun yang jalan di tempat maka antum salah besar dari waktu ke waktu da’wah ini terus berkembang. Taruhlah begitu tapi ukuran kebenaran dan keberhasilan sebuah da’wah atau manhaj itu tidaklah di ukur dari banyaknya pengikut. Perhatikanlah para Nabi ‘alaihimus salam ada diantara mereka yang pengikutnya kurang dari sepuluh, bahkan ada yang tidak mendapatkan satu orangpun yang menyambut da’wahnya. Perhatikanlah Nabiyullah Nuh alahissalam, 950 tahun beliau berda’wah tetapi lihat berapa orang yang menyambut da’wah beliau, bahkan anak dan istrinya sendiri tetap durhaka, apakah lantas bisa dikatakan bahwa da’wah Nabi Nuh tidak berberkah dan tidak ditolong oleh Allah.  Cukuplah firman Allah ‘Azza wa jalla, “dan hanya sedikit di antara hamba-hamba-Ku yang bersyukur.  Dan juga sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau bersabda, islam ini pada awalnya aneh (asing, hanya sedikit pengikutnya) dan akan kembali asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing.

Lagipula da’wah salafiyyun adalah untuk mengajak orang mentauhidkan Allah ‘Azza wa jalla dan agar hidup di atas bimbingan wahyu dan assunnah bukan buat cari pengikut mana yang paling banyak.

Baca Juga :

Tegaknya Tauhid Adalah Tujua Da’wah Bukan Daulah dan Khilafah

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: