Fiqih/Tanya Jawab

Mengingatkan Sholat via Mikrofon Usai Adzan

 

Sebuah kebiasaan aneh yang pernah kami temukan dalam hidup kami, adanya sebagian tukang adzan atau pengurus, jika usai adzan, maka mereka mengingatkan tentang sholat lewat mikrofon masjid. Di sebagian tempat (seperti di Jawa), mereka melantunkan syair yang konon kabarnya pernah dilantunkan oleh Abu Nawwas. Akhirnya, menjadi syariat baru yang dilazimi oleh mereka.

Perkara seperti ini pernah disampaikan kepada Syaikh Muhammad bin Sholih Al-’Utsaimin -rahimahullah-.

Si penanya   berkata, “Apakah boleh bagi tukang adzan berteriak mengingatkan sholat usai adzan lewat mikrofon?”

Syaikh Muhammad bin Sholih menjawab,

Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad -Shallallahu alaihi wa sallam-. Dulu Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- memberitahukan kepada manusia tentang sholat dengan menggunakan adzan saja. Nah, kalimat apa saja yang ditambahkan (pada adzan) usai adzan, maka ia adalah bid’ah (ajaran baru yang tak berdasar dalam agama)!! Cukuplah ucapan tukang adzan, “Hayya alash sholah, hayya alal falaah”.

[Sumber Fatwa: Liqoo’ Al-Baab Al-Maftuh (11/59)]

 Sumber : http://pesantren-alihsan.org/

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: