Akhlaq, Nasehat

Tertipu Waktu

Renungan

Waktu berlalu begitu halus menipu. Tadi pagi belum sempat dzikir pagi tau-tau sudah menjelang siang. Belum sempat sedekah pagi matahari sudah meninggi.

Rencananya jam 9.00 mau sholat Dhuha, tiba-tiba adzan Dzuhur sudah terdengar. Pengennya sih setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al-Qur’an, menambah hafalan satu hari satu ayat… Tapi ya itu, “pengennya itu” sudah setahun yang lalu dan kebiasaan itu belum terlaksana. 

Ada sebenarnya komitmen diri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja. Dan komitmen itu belum dilaksanakan sejak 2 tahun lewat.

Akan terus beginikah nasib “hidup” kita menghabis-habiskan umur?! Berhura-hura dengan usia?! Tiba-tiba masuklah usia di angka 20 sebentar 30 kemudian 40 tahun. Tak lama terasa kemudian orang memanggil kita dengan sebutan “kak, mom, eyang uti, nek, bee, akung, kek” pertanda kita sudah tua. Uban yang mulai menghias kepala, keriput yang menghias kulit, tenaga yang tidak lagi seberapa. Menunggu ajal tiba… Sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat pernah berbuat apa.
Astaghfirulloh… Tak seberapa, sedekah dan wakaf juga sekedarnya… 

Jika demikian… Apakah ruh tidak melolong menjerit saat harus berpisah dari tubuh…?! Tambahkan usiaku ya Alloh! Aku butuh waktu untuk beramal dan berbekal … Belum cukupkah menyia-nyiakan waktu selama 20, 30, 40, 50 atau 60 tahun ? Butuh berapa tahun lagi untuk mengulang pagi, sore, hari, minggu, bulan, dan tahun yang sama, tanpa pernah merasa kehilangan kesempatan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya. Tidak akan pernah cukup 1000 tahun bagi yang terlena…

Astaghfirulloh….

✒copas

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: