Aqidah

Ketaqwaan, Bukan Daging dan Darah : Faidah Tafsir Surat al Hajj Ayat 37

[Faidah Tafsir]

🌴Mengingatkan Kembali…

🔅Keikhlasan dari-mu🔅
===================

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.

Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kalian supaya kalian mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kalian. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.”

QS. Al-Hajj: 37.

🔅🔅🔅🔅🔅🔅

📝Berkata Asy-Syaikh Abdurrahman As Si’diy rahimahullah:

“Firman Allah ta’ala:

{ لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا }

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah…”

Maksudnya:
Bukanlah yang diinginkan darinya adanya penyembelihan semata. Tidaklah akan pernah sedikitpun dari daging-daging dan darah-darahnya itu mencapai keridhaan Allah, karena memang Allah itu maha kaya lagi maha terpuji.

Hanyalah yang sampai untuk meraih keridhaan-Nya itu adalah keikhlasan dan ketulusan, harapan pahala serta niat di yang murni di dalam hati.

Oleh karena itulah, Allah kabarkan:

{ وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ }

‘…tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…’

Dalam ayat ini terdapat perintah dan motivasi untuk mewujudkan keikhlasan dalam ibadah kurban, dan agar menjadikan target yang ingin diraih darinya dalah wajah Allah semata, bukan berbangga-bangga, bukanlah pula riya’, sum’ah dan bukanlah juga sekedar kebiasaan belaka.

Dan, demikianlah juga dasar untuk seluruh amal ibadah lainnya.

Jika, amal ibadah itu tidak digandengkan dengan keikhlasan serta ketakwaan kepada Allah, maka bagaikan kulit yang tidak ada isinya, bagai jasad yang tidak ada ruh di dalamnya.

{ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ }

‘Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah…’

Maksudnya: hendaknya mengagungkan dan membesarkan serta memuliakan Allah…

{ عَلَى مَا هَدَاكُمْ }

‘ …karena hidayah-Nya yang diberikan kepada kalian…’

Sebagai wujud kesyukuran kalian terhadap hidayah yang diberi kepada kalian, karena memang Allah yang maha tinggi itu berhak untuk dipuji dengan pujian yang sempurna, pujian yang terbesar dan pengagungan yang terutama.

{ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ }

‘…Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.’

Yaitu: mereka berbuat baik / ‘ihsan’ dalam peribadahannya kepada Allah, dengan menyerahkan peribadahan itu hanya kepada Allah, seakan-akan mereka itu melihat langsung keberadaan Allah di hadapan mereka. Dan, bila mereka tidak bisa sampai seperti itu, maka mereka tetap beribadah kepada-Nya dengan berkeyakinan penuh Allah senantiasa pasti memperhatikan mereka tatkala beribadah, mengawasi mereka.

Dan orang-orang yang ‘ihsan’ dalam beribadah kepada Allah itu mereka wujudkan dalam segala bentuk ‘ihsan’, dengan harta benda mereka, dengan ilmu mereka, pangkat dan kehormatan, dengan nasihat, atau dengan amar ma’ruf dan nahyi mungkar.

Atau dengan ucapan yang baik, dan semisalnya.

Maka, bagi mereka yang berbuat ‘ihsan’ itu akan diberikan kabar gembira dari Allah, yaitu janji kebahagiaan untuk mereka di dunia dan di akhirat, sebagai bentuk kebaikan dari Allah sebagaimana mereka juga telah berbuat kebaikan/ ihsan dalam peribadahan kepada Allah.

{ هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ }

‘Dan tidaklah kebaikan itu melainkan juga akan dibalas dengan kebaikan’.

{ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ }

‘Dan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan itu akan dibalas juga dengan kebaikan dan ganjaran tambahan bagi mereka'”.

-selesai-.

📚Sumber:
Taisirul karimir Rahman fii tafsir Al-Quran Al-Karim.

Akhukum Hudzaifah bin Muhammad.

Share Faidah.

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: