Nasehat

Ingin Khilafah Tegak ..? maka Perhatikan Ini

Untuk Menerapkan Islam Maka Mulailah Dari Diri Kita Sendiri, Keluarga Kita, Anak Anak Kita.
Kita mengharapkan Islam tegak di bumi ini tapi kita masih melakukan kesyirikan
Pun jika tidak, kita tidak punya perhatian akan hal itu.
Bahkan kita enggan mempelajarinya sehingga terkadang kita sedang melakukan kesyirikan besar dalam keadaan kita menyangka sedang mendekatkan diri kepada Allah.
Kita mengharapkan Islam tegak tapi kita sendiri melakukan transaksi Ribawi.
Padahal Allah berfirman :
*_”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”_* (An Nuur : 55)

Janji Allah akan _Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwah_ hanyalah berlaku bagi mereka yang memenuhi syarat syarat di atas :

*1. Beriman dengan keimanan yang benar tanpa dicampuri keyakinan yang rusak* timbangannya adalah *_aqidah dan keimanan para Sahabat _radhiallahu ‘anhu_*

*2. Beramal Shaleh yang dibangun di atas bimbingan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, jauh dari Bid’ah* Timbangannya adalah : *_amalan dan pemahaman para sahabat_*

*3. Tegak beribadah kepada Allah Ta’ala semata* begitu penting perkara ini sampai Allah Ta’ala sebutkan kembali padahal ia sudah masuk dalam kategori Iman yang benar sebab Iman nanti benar kalau diiringi ibadah yang benar dan ibadah nanti benar kalau di iringi dengan *keikhlasan*

*4. Jauh dari kesyirikan* setelah Allah menetapkan bahwa ibadah itu milik-Nya, Dia _subhanah_ menegaskan kembali bahwa jauhilah kesyirikan. Sebab kehancuran dan kebinasaan kaum kaum terdahulu adalah karena masuknya kesyirikan di tengah tengah mereka.

Maka inilah pokoknya, *Da’wahkan Tauhid,*
*Ikhlaskan Ibadah hanya kepada Allah jauh dari kesyirikan*
*Ibadah hanya tegak di atas tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam jauh dari bid’ah*

Kalau pokok ini tegak maka nanti kanlah *buahnya* yakni *_Khilafah ‘ala minhajin-nubuwah_*

Kalau pokoknya gak dilakukan, pohonnya tidak ditanam maka bagaimana mungkin kita bisa memetik buahnya.

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: