Fiqih/Tanya Jawab

Lendir Coklat Setelah Mandi Bersih Dari Haid

 

╔═ ❀ ═══════════════════ ❀
║🇹 🇦 🇳 🇾 🇦 – 🇯 🇦 🇼 🇦 🇧
❀ ═══════════════════
❓ *PERTANYAAN*

_Assalamu’alaikum_

Afwan, bagaimana menandakan kalau haid sudah berakhir dan sudah diperbolehkan untuk sholat kembali.
Sebab ana kadang suka bingung. Dipikir ana sudah berakhir, ana mandi, lantas solat.
Tapi keesokan harinya keluar lagi seperti lendir kecoklatan.

_Syukron, jazaakumullahu khoiron._

✅ *JAWABAN*

_Wa ‘alaikumussalaam warohmatullohi wabarokaatuh_

💧Seseorang dikatakan telah berhenti dari haid, jika darah haid itu tidak keluar lagi dari tempat keluarnya, dan hal tersebut bisa dipastikan dengan dua hal;

1⃣ Melihat *qoshshothul baidho’* yaitu cairan/lendir putih setelah haidnya.

Dahulu sebagian para wanita sahabat mendatangi ‘Aisyah _radhiyallohu ‘anha-_ dengan membawa kapas-kapas yang terdapat sufrah (cairan kekuningan) di akhir haid, mereka bertanya tentang hukum shalat ketika masih terdapat cairan tersebut, maka ‘Aisyah _radhiyallahu ‘anha_ berkata;

ﻻ ﺗَﻌْﺠَﻠْﻦَ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺮَﻳْﻦَ ﺍﻟْﻘَﺼَّﺔَ ﺍﻟْﺒَﻴْﻀَﺎﺀَ ﺗُﺮِﻳﺪُ ﺑِﺬَﻟِﻚَ ﺍﻟﻄُّﻬْﺮَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤَﻴْﻀَﺔِ .

_”Janganlah kalian tergesa-gesa sampai kalian melihat qashshatul baidha’ (cairan putih) sebagai tanda suci dari haid.”_
______
*HR. Abu Dawud 307, An Nasai 1/186 & Ibnu Majah 647*

2⃣ Sebagian wanita terkadang tidak keluar qhoshshotul baidha’ sebagai tanda selesai haidnya, maka dalam posisi ini ia menggunakan *jufuf*, yaitu meletakkan kapas kering pada kemaluannya dan jika kapas tersebut tetap kering dan tak berubah maka ia telah bersih dari haid.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syeikh Ibnu ‘Utsaimin _rahimahullah_.

*Wallohu a’lam*
••• ═════ ❁✿❁ ═════ •••

✍🏽 Dijawab oleh:
*Ustadz Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy _hafidzahullah_*
_______________
Mari Bergabung:
📱 *Channel Telegram*
– @silsilahduruslinnisa (Akhwat)
📞 *Grup WhatsApp*
– 081242424 340 (Ikhwah)
– 081242424 550 (Akhwat)
__________________
📝 Silsilah Durus

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: