Manhaj

Fatwa Dari Ulama ‘Salafi-Wahhabi’ Seputar Demonstrasi – Buat Kalian Yang Hendak Turun 4 November, Baca dan Renungkanlah Nasehat.

🔥📢 *INGKAR MUNGKAR DENGAN DEMONSTRASI, UNJUK RASA, LONG MARCH, KISRUH, HURU-HARA BUKANLAH CARA YANG BAIK DAN ISLAMI*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

🌴 *Al-Imam Al-‘Allamah Abdul Aziz bin Baaz _rohimahulloh_*

*****

*” yang wajib atas para da’i yang menyeru kepada Allah untuk berlapang dada dan menggunakan cara yang baik dan lembut dan santun dalam dakwahnya kepada kaum muslimin maupun kepada orang-orang kafir seluruhnya.*

semestinya untuk *berlemah lembut* kepada *sesama muslim* dan kepada *orang kafir* dan kepada *penguasa* dan yang selainnya dan terlebih kepada *para pemimpin* dan *para petinggi dan para pejabat* dikarenakan mereka itu butuh kepada sikap lembut yang lebih dan kepada sikap yang baik, barangkali dengan hal itu mereka akan menerima al-haq / kebenaran dan memberikan pengaruh kepada yang selainnya.

dan demikian pula kepada orang-orang yang pada dirinya terdapat pemikiran bid’ah atau maksiat yang telah dia geluti selama bertahun-tahun lamanya maka yang demikian itu butuh kepada kesabaran hingga tercabut kebid’ahan dari pemikirannya dan terhapuskan dengan dalil-dalil sehingga menjadi jelas baginya kejelekan suatu maksiat dan dampak buruknya yang menghinakan, maka dengan hal itu dia akan menerima darimu al-haq dan meninggalkan kemaksiatan.

*cara bersikap yang baik merupakan perantara yang terbaik yang dapat membuat suatu kebenaran itu menjadi diterima,* sementara sikap / cara yang buruk lagi kaku merupakan perantara yang paling besar bagi sebab tertolaknya al-haq / kebenaran dan sebab bagi seseorang untuk tidak mau menerimanya dan dapat menimbulkan propaganda dan kedzaliman dan permusuhan dan pertikaian.

☝🏻⚠ dan termasuk dalam pembahasan di atas adalah apa yang telah dilakukan oleh sebagian manusia berupa :

🔥 demonstrasi / long march yang mana menyebabkan kejelekan yang besar bagi para penyeru dakwah,

🔥 melakukan aksi pawai di jalanan

🔥 dan berorasi

🔥 dan demonstrasi

*yang demikian itu bukanlah cara yang berdampak kepada perbaikan dan dakwah.*

cara yang benar adalah dengan berkunjung / mengadakan pertemuan atau melalui sebuah surat tertulis dengan cara yang paling baik.

yaitu dengan engkau menasehati presiden dan para pejabat penguasa dan pembesar suatu daerah dengan metode yang demikian itu !

*tidak dengan kekerasan dan demonstrasi !!!*

dikarenakan *nabi sholallahu alaihi wasallam menetap di Mekkah selama 13 tahun beliau tidak sekalipun menggunakan cara-cara demonstrasi* maupun long march dan tidak pula mengancam manusia dengan ancaman perusakan, perampasan harta mereka maupun ancaman pembunuhan kepada mereka.

Tidak diragukan lagi bahwa cara yang demikian itu akan merugikan dakwah dan para da’i serta menghalangi tersebarnya dakwah dan memancing para penguasa dan para petinggi untuk menggadakan permusuhan dan penentangan terhadap dakwah dengan berbagai cara yang memungkinkan.

*mereka menginginkan kebaikan dengan cara tersebut akan tetapi justru membawa ke arah yang sebaliknya !!!*

maka keberadaan seorang da’i yang menyeru kepada Allah dia *menempuh jalan sesuai apa yang ditempuh oleh para Rosul dan para pengikutinya walaupun dalam waktu yang panjang (memakan waktu perbaikan yang lama) adalah lebih utama daripada mengadakan suatu tindakan yang justru merugikan dakwah dan menyempitkan pergerakan dakwah atau malah menghancurkannya.*

_wala haula wa la quwwata illa billah_

maka nasehat dariku untuk seluruh da’i yang menyeru kepada Allah untuk selalu menggunakan kelembutan pada setiap perkataannya, pada khutbahnya, pada tulisan-tulisannya, dan pada segenap tingkah lakunya yang berhubungan dengan dakwah.

bersemangat untuk bersikap lembut kepada semua manusia kecuali bagi orang yang terdzalimi [1], dan tidaklah di sana terdapat cara yang lebih baik dalam berdakwah daripada cara dakwah para Rosul karena mereka adalah suri teladan / panutan dan sungguh mereka adalah para pemimpin dan sungguh mereka telah bersabar, *nabi Nuh telah bersabar atas kaumnya selama sembilan ratus lima puluh tahun, juga nabi Hud, nabi Sholih, nabi Syu’aib, nabi Ibrohim, nabi Luth dan juga selain mereka dari para Rosul kemudian Allah membinasakan kaum mereka karena dosa-dosa mereka dan Allah menyelamatkan para Nabi dan pengikutnya.*

maka bagimu wahai para penyeru dakwah, suri tauladan yang baik dari mereka para Nabi dan orang-orang terbaik, dan juga dari *Nabi Muhammad ﷺ, dimana beliau telah bersabar (dalam berdakwah) di kota Makkah dan Madinah bersamaan dengan adanya kaum Yahudi, kaum Munafiqin, kaum suku Aus dan Khozroj yang mereka belum memeluk Islam, Nabi terus berdakwah sampai Allah ﷻ memberikan hidayah kepada mereka. Hingga Allah ﷻ mudahkan kaum yahudi keluar (terusir dari Madinah), dan kaum munafiqin yang mati di atas kedengkian mereka, maka sungguh engkau memiliki contoh yang baik dari mereka orang-orang pilihan.*

*Bersabarlah ! Teruslah bersabar ! Pergunakan metode yang lembut (dalam berdakwah) dan tinggalkanlah sifat kasar*.

Tinggalkanlah ! Segala jenis sebab pengantar terjadinya kesempitan dakwah, yang dapat memudhorotkannya dan membahayakan bagi para penyerunya.

Ingatlah, Allah ﷻ berfirman kepada Nabi-Nya ﷺ:

*“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul yang telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka.”* (QS Al-Ahqof 35)

Aku memohon kepada Allah ﷻ dengan nama-nama-Nya yang Maha Baik dan sifat-sifat-Nya yang Maha Tinggi agar memberi taufiq untuk kami, kalian dan seluruh kaum muslimin dalam ilmu yang bermanfaat, amalan sholih, baik dalam berdakwah, dan semoga Allah ﷻ memberikan taufiq-Nya untuk para ulama-ulama kita dan da’i-da’i para penyeru al-haq dimanapun mereka berada dalam ilmu yang bermanfaat dan pengetahuan yang lurus, dan juga semoga senantiasa mereka berjalan diatas manhajnya rosulullah ﷺ dalam berdakwah, menyampaikan kepada manusia ilmu agamanya, sesungguhnga Allah ﷻ Dzat Maha Pemurah lagi Maha Dermawan, sholawat salam dan barokah untuk hamba-Nya sekaligus rosul-Nya Muhammad ﷺ beserta keluarganya, para sahabatnya, dan pengikutnya hingga kahir zaman.

📚 (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz)

_______________
🐾 catatan kaki :

[1] Allah ta’ala berfirman :

{ لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۚ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا }

” Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ” (QS. An-Nisaa 149)

《》《》《》《》

🌴 الإمام عبد العزيز بن باز رحمه الله

ﻓﺎﻟﻮاﺟﺐ ﻋﻠﻰ اﻟﺪاﻋﻲ ﺇﻟﻰ اﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺘﺤﻤﻞ، ﻭﺃﻥ ﻳﺴﺘﻌﻤﻞ اﻷﺳﻠﻮﺏ اﻟﺤﺴﻦ اﻟﺮﻓﻴﻖ اﻟﻠﻴﻦ ﻓﻲ ﺩﻋﻮﺗﻪ ﻟﻠﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭاﻟﻜﻔﺎﺭ ﺟﻤﻴﻌﺎ، ﻻ ﺑﺪ ﻣﻦ اﻟﺮﻓﻖ ﻣﻊ اﻟﻤﺴﻠﻢ ﻭﻣﻊ اﻟﻜﺎﻓﺮ ﻭﻣﻊ اﻷﻣﻴﺮ ﻭﻏﻴﺮﻩ ﻭﻻ ﺳﻴﻤﺎ اﻷﻣﺮاء ﻭاﻟﺮﺅﺳﺎء ﻭاﻷﻋﻴﺎﻥ، ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻳﺤﺘﺎﺟﻮﻥ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﺰﻳﺪ ﻣﻦ اﻟﺮﻓﻖ ﻭاﻷﺳﻠﻮﺏ اﻟﺤﺴﻦ ﻟﻌﻠﻬﻢ ﻳﻘﺒﻠﻮﻥ اﻟﺤﻖ ﻭﻳﺆﺛﺮﻭﻧﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺳﻮاﻩ، ﻭﻫﻜﺬا ﻣﻦ ﺗﺄﺻﻠﺖ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ اﻟﺒﺪﻋﺔ ﺃﻭ اﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﻭﻣﻀﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﻓﻴﻬﺎ اﻟﺴﻨﻮﻥ ﻳﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻰ ﺻﺒﺮ ﺣﺘﻰ ﺗﻘﺘﻠﻊ اﻟﺒﺪﻋﺔ ﻭﺣﺘﻰ ﺗﺰاﻝ ﺑﺎﻷﺩﻟﺔ، ﻭﺣﺘﻰ ﻳﺘﺒﻴﻦ ﻟﻪ ﺷﺮ اﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﻭﻋﻮاﻗﺒﻬﺎ اﻟﻮﺧﻴﻤﺔ، ﻓﻴﻘﺒﻞ ﻣﻨﻚ اﻟﺤﻖ ﻭﻳﺪﻉ اﻟﻤﻌﺼﻴﺔ.

ﻓﺎﻷﺳﻠﻮﺏ اﻟﺤﺴﻦ ﻣﻦ ﺃﻋﻈﻢ اﻟﻮﺳﺎﺋﻞ ﻟﻘﺒﻮﻝ اﻟﺤﻖ، ﻭاﻷﺳﻠﻮﺏ اﻟﺴﻴﺊ اﻟﻌﻨﻴﻒ ﻣﻦ ﺃﺧﻄﺮ اﻟﻮﺳﺎﺋﻞ ﻓﻲ ﺭﺩ اﻟﺤﻖ ﻭﻋﺪﻡ ﻗﺒﻮﻟﻪ ﻭﺇﺛﺎﺭﺓ اﻟﻘﻼﻗﻞ ﻭاﻟﻈﻠﻢ ﻭاﻟﻌﺪﻭاﻥ ﻭاﻟﻤﻀﺎﺭﺑﺎﺕ. ﻭﻳﻠﺤﻖ ﺑﻬﺬا اﻟﺒﺎﺏ ﻣﺎ ﻗﺪ ﻳﻔﻌﻠﻪ ﺑﻌﺾ اﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ اﻟﻤﻈﺎﻫﺮاﺕ اﻟﺘﻲ ﻗﺪ ﺗﺴﺒﺐ ﺷﺮا ﻋﻈﻴﻤﺎ ﻋﻠﻰ اﻟﺪﻋﺎﺓ، ﻓﺎﻟﻤﺴﻴﺮاﺕ ﻓﻲ اﻟﺸﻮاﺭﻉ ﻭاﻟﻬﺘﺎﻓﺎﺕ ﻭاﻟﻤﻈﺎﻫﺮاﺕ ﻟﻴﺴﺖ ﻫﻲ اﻟﻄﺮﻳﻖ ﻟﻹﺻﻼﺡ ﻭاﻟﺪﻋﻮﺓ، ﻓﺎﻟﻄﺮﻳﻖ اﻟﺼﺤﻴﺢ ﺑﺎﻟﺰﻳﺎﺭﺓ ﻭاﻟﻤﻜﺎﺗﺒﺔ اﻟﺘﻲ ﻫﻲ ﺃﺣﺴﻦ، ﻓﺘﻨﺼﺢ اﻟﺮﺋﻴﺲ ﻭاﻷﻣﻴﺮ ﻭﺷﻴﺦ اﻟﻘﺒﻴﻠﺔ ﺑﻬﺬا اﻟﻄﺮﻳﻖ ﻻ ﺑﺎﻟﻌﻨﻒ ﻭاﻟﻤﻈﺎﻫﺮﺓ، ﻓﺎﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻜﺚ ﻓﻲ ﻣﻜﺔ ﺛﻼﺙ ﻋﺸﺮﺓ ﺳﻨﺔ ﻟﻢ ﻳﺴﺘﻌﻤﻞ اﻟﻤﻈﺎﻫﺮاﺕ ﻭﻻ اﻟﻤﺴﻴﺮاﺕ ﻭﻟﻢ ﻳﻬﺪﺩ اﻟﻨﺎﺱ ﺑﺘﺨﺮﻳﺐ ﺃﻣﻮاﻟﻬﻢ ﻭاﻏﺘﻴﺎﻟﻬﻢ.

ﻭﻻ ﺷﻚ ﺃﻥ ﻫﺬا اﻷﺳﻠﻮﺏ ﻳﻀﺮ اﻟﺪﻋﻮﺓ ﻭاﻟﺪﻋﺎﺓ، ﻭﻳﻤﻨﻊ اﻧﺘﺸﺎﺭﻫﺎ ﻭﻳﺤﻤﻞ اﻟﺮﺅﺳﺎء ﻭاﻟﻜﺒﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﻣﻌﺎﺩاﺗﻬﺎ ﻭﻣﻀﺎﺩﺗﻬﺎ ﺑﻜﻞ ﻣﻤﻜﻦ ﻓﻬﻢ ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ اﻟﺨﻴﺮ ﺑﻬﺬا اﻷﺳﻠﻮﺏ ﻟﻜﻦ ﻳﺤﺼﻞ ﺑﻪ ﺿﺪﻩ، ﻓﻜﻮﻥ اﻟﺪاﻋﻲ ﺇﻟﻰ اﻟﻠﻪ ﻳﺴﻠﻚ ﻣﺴﻠﻚ اﻟﺮﺳﻞ ﻭﺃﺗﺒﺎﻋﻬﻢ ﻭﻟﻮ ﻃﺎﻟﺖ اﻟﻤﺪﺓ ﺃﻭﻟﻰ ﺑﻪ ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﻳﻀﺮ اﻟﺪﻋﻮﺓ ﻭﻳﻀﺎﻳﻘﻬﺎ، ﺃﻭ ﻳﻘﻀﻲ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﻻ ﺣﻮﻝ ﻭﻻ ﻗﻮﺓ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﻠﻪ، ﻓﺎﻟﻨﺼﻴﺤﺔ ﻣﻨﻲ ﻟﻜﻞ ﺩاﻉ ﺇﻟﻰ اﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺴﺘﻌﻤﻞ اﻟﺮﻓﻖ ﻓﻲ ﻛﻼﻣﻪ، ﻭﻓﻲ ﺧﻄﺒﺘﻪ، ﻭﻓﻲ ﻣﻜﺎﺗﺒﺎﺗﻪ، ﻭﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ ﺗﺼﺮﻓﺎﺗﻪ ﺣﻮﻝ اﻟﺪﻋﻮﺓ، ﻳﺤﺮﺹ ﻋﻠﻰ اﻟﺮﻓﻖ ﻣﻊ ﻛﻞ ﺃﺣﺪ ﺇﻻ ﻣﻦ ﻇﻠﻢ، ﻭﻟﻴﺲ ﻫﻨﺎﻙ ﻃﺮﻳﻖ ﺃﺻﻠﺢ ﻟﻠﺪﻋﻮﺓ ﻣﻦ ﻃﺮﻳﻖ اﻟﺮﺳﻞ ﻓﻬﻢ اﻟﻘﺪﻭﺓ، ﻭﻫﻢ اﻷﺋﻤﺔ، ﻭﻗﺪ ﺻﺒﺮﻭا، ﺻﺒﺮ ﻧﻮﺡ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﻣﻪ ﺃﻟﻒ ﺳﻨﺔ ﺇﻻ ﺧﻤﺴﻴﻦ ﻋﺎﻣﺎ، ﻭﺻﺒﺮ ﻫﻮﺩ، ﻭﺻﺒﺮ ﺻﺎﻟﺢ، ﻭﺻﺒﺮ ﺷﻌﻴﺐ، ﻭﺻﺒﺮ ﺇﺑﺮاﻫﻴﻢ، ﻭﺻﺒﺮ ﻟﻮﻁ، ﻭﻫﻜﺬا ﻏﻴﺮﻫﻢ ﻣﻦ اﻟﺮﺳﻞ ﺛﻢ ﺃﻫﻠﻚ اﻟﻠﻪ ﺃﻗﻮاﻣﻬﻢ ﺑﺬﻧﻮﺑﻬﻢ ﻭﺃﻧﺠﻰ اﻟﻠﻪ اﻷﻧﺒﻴﺎء ﻭﺃﺗﺒﺎﻋﻬﻢ.

ﻓﻠﻚ ﺃﻳﻬﺎ اﻟﺪاﻋﻴﺔ ﺃﺳﻮﺓ ﻓﻲ ﻫﺆﻻء اﻷﻧﺒﻴﺎء ﻭاﻷﺧﻴﺎﺭ، ﻭﻟﻚ ﺃﺳﻮﺓ ﺑﺎﻟﻨﺒﻲ ﻣﺤﻤﺪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ اﻟﺬﻱ ﺻﺒﺮ ﻓﻲ ﻣﻜﺔ ﻭﺻﺒﺮ ﻓﻲ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻮﺩ اﻟﻴﻬﻮﺩ ﻋﻨﺪﻩ ﻭاﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻴﻦ ﻭﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﺴﻠﻢ ﻣﻦ اﻷﻭﺱ ﻭاﻟﺨﺰﺭﺝ ﺣﺘﻰ ﻫﺪاﻫﻢ اﻟﻠﻪ، ﻭﺣﺘﻰ ﻳﺴﺮ اﻟﻠﻪ ﺇﺧﺮاﺝ اﻟﻴﻬﻮﺩ، ﻭﺣﺘﻰ ﻣﺎﺕ اﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ ﺑﻐﻴﻈﻬﻢ، ﻓﺄﻧﺖ ﻟﻚ ﺃﺳﻮﺓ ﺑﻬﺆﻻء اﻷﺧﻴﺎﺭ ﻓﺎﺻﺒﺮ ﻭﺻﺎﺑﺮ ﻭاﺳﺘﻌﻤﻞ اﻟﺮﻓﻖ ﻭﺩﻉ ﻋﻨﻚ اﻟﻌﻨﻒ، ﻭﺩﻉ ﻛﻞ ﺳﺒﺐ ﻳﻀﻴﻖ ﻋﻠﻰ اﻟﺪﻋﻮﺓ ﻭﻳﻀﺮﻫﺎ ﻭﻳﻀﺮ ﺃﻫﻠﻬﺎ. ﻭاﺫﻛﺮ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻳﺨﺎﻃﺐ ﻧﺒﻴﻪ ﻣﺤﻤﺪا ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: {ﻓَﺎﺻْﺒِﺮْ ﻛَﻤَﺎ ﺻَﺒَﺮَ ﺃُﻭﻟُﻮ اﻟْﻌَﺰْﻡِ ﻣِﻦَ اﻟﺮُّﺳُﻞِ ﻭَﻻَ ﺗَﺴْﺘَﻌْﺠِﻞْ ﻟَﻬُﻢْ} اﻵﻳﺔ.

ﻭﺃﺳﺄﻝ اﻟﻠﻪ ﺑﺄﺳﻤﺎﺋﻪ اﻟﺤﺴﻨﻰ ﻭﺻﻔﺎﺗﻪ اﻟﻌﻼ ﺃﻥ ﻳﻮﻓﻘﻨﺎ ﻭﺇﻳﺎﻛﻢ ﻭﺳﺎﺋﺮ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻟﻠﻌﻠﻢ اﻟﻨﺎﻓﻊ ﻭاﻟﻌﻤﻞ اﻟﺼﺎﻟﺢ ﻭﺣﺴﻦ اﻟﺪﻋﻮﺓ ﺇﻟﻴﻪ، ﻭﺃﻥ ﻳﻮﻓﻖ ﻋﻠﻤﺎءﻧﺎ ﺟﻤﻴﻌﺎ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻣﻜﺎﻥ، ﻭﺩﻋﺎﺓ اﻟﺤﻖ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻣﻜﺎﻥ ﻟﻠﻌﻠﻢ اﻟﻨﺎﻓﻊ ﻭاﻟﺒﺼﻴﺮﺓ، ﻭاﻟﺴﻴﺮ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﻨﻬﺞ اﻟﺬﻱ ﺳﺎﺭ ﻋﻠﻴﻪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ اﻟﺼﻼﺓ ﻭاﻟﺴﻼﻡ ﻓﻲ اﻟﺪﻋﻮﺓ ﺇﻟﻴﻪ ﻭﺇﺑﻼﻍ اﻟﻨﺎﺱ ﺩﻳﻨﻪ، ﺇﻧﻪ ﺟﻞ ﻭﻋﻼ ﺟﻮاﺩ ﻛﺮﻳﻢ، ﻭﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﺗﺒﻌﻬﻢ ﺑﺈﺣﺴﺎﻥ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ الدين.

( مجموع فتاوى ابن باز )

•┈┈┈💫💫💫┈┈┈•

📝 Forum : Thullabul Ilmi Yaman
———————–

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: