Fiqih/Tanya Jawab

Hukum Proposal Pembangunan Mesjid

 

بسم الله الرحمن الرحيم
حكم الاستعانة بالحكومة في بناء المساجد

═════☪☪☪═════

*HUKUM MENGAJUKAN PERMOHONAN BANTUAN KEPADA PEMERINTAH UNTUK PEMBANGUNAN MASJID*

═════☪☪☪═════

فضيلة الشيخ حفظكم الله، لدينا سؤال هو:

نحن في بلاد أندونيسيا إذا أردنا أن نبني مسجدا أو دار الحديث نقدم طلبا إلى الحكومةبدفع المبلغ المستحق للبناء أو ببعضه، ونقوم بالبناء من غير شرط ولا قيد علينا، فهل يجوز هذا الفعل؟؟

Fadhilatus Syeikh hafidzakumulloh, kami memiliki pertanyaan:
Kami dinegeri Indonesia jika ingin membangun suatu masjid atau pondok pesantren maka kamipun mengajukan proposal pembangunan kepada pemerintah untuk memberikan bantuan dana sebesar keperluan pembangunan atau sebagiannya dan kami melakukan pembangunan tersebut tanpa ada persyaratan dan ketentuan tertentu yang diberikan kepada kami, maka apakah perbuatan ini diperbolehkan??

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله أما بعد؛

فعملكم جائزًا لا شيء فيه، بل تؤجرون إذ تتسببون في حصول الخير وعموم النفع للمسلمين ببناء المساجد ودور الحديث.
قال النبي صلى الله عليه وسلم: ((من دعا إلى هدى كان له من الأجر مثل أجور من تبعه لا ينقص ذلك من أجورهم شيئا، ومن دعا إلى ضلالة كان عليه من الإثم مثل آثم من تبعه لا ينقص ذلك من آثمهم شيئا)) أخرجه مسلم من حديث أبي هريرة رضي الله عنه.
وسؤالكم لولي الأمر في هذا الشأن جائز. ففي سنن أبي داود عن سمرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال؛ ((المسائل كدوح يكدح بها الرجل وجهه فمن شاء أبقى على وجهه ومن شاء ترك إلا أن يسأل الرجل ذا سلطان أو في أمر لا يجد منه بدً بقاءه)) تشكر حكومتكم على تعاونها معكم في بناء المساجد ودور الحديث، فهذا من واجباتها ومن أسباب بقائها وعزها واستتاب الأمر لها، قال الله تعالى: {ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﻥ ﻣَّﻜَّﻨَّﺎﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺃَﻗَﺎﻣُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓَ ﻭَﺁﺗَﻮُﺍ ﺍﻟﺰَّﻛَﺎﺓَ ﻭَﺃَﻣَﺮُﻭﺍ ﺑِﺎﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ ﻭَﻧَﻬَﻮْﺍ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤُﻨﻜَﺮِ ۗ ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﻋَﺎﻗِﺒَﺔُ ﺍﻟْﺄُﻣُﻮﺭِ} (سورة الحج: ٤١)، وقال الله تعالى: {ﻭَﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺒِﺮِّ ﻭَﺍﻟﺘَّﻘْﻮَﻯ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻌَﺎﻭَﻧُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺈِﺛْﻢِ ﻭَﺍﻟْﻌُﺪْﻭَﺍﻥ} (سورة المائدة: ٢).
نسأل الله سبحانه أن يصلح أحوالكم ويزيدكم من فضله ويدفع عنكم الفتن ما ظهر منها وما بطن، وبالله التوفيق.

كتبه/ أبو الحسن علي بن أحمد الرازحي
راجعه/ فضيلة الشيخ محمد بن عبد الله الإمام
المترجم/ أبو محمد فوزان الكوتاوي الأندونيسي

١٣/٢/١٤٣٨ه‍

Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin, Wa Asyhadu An Laa Ilaaha Illallohu Wahdahu Laa Syariikalahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhu Wa Rosuluhu Amma Ba’du:

Perbuatan kalian tersebut adalah hal yang diperbolehkan dan tidak masalah, bahkan kalian mendapatkan pahala dengannya karena kalian menjadi sebab terlaksananya suatu kebaikan dan manfaat umum bagi kaum muslimin dengan pembangunan masjid dan pondok pesantren tersebut.
Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: ((Barangsiapa yang menunjuki kepada suatu petunjuk maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun juga, dan barangsiapa yang menunjukkan kepada kesesatan maka ia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun juga )) HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu.
Dan permohonan kalian kepada pemerintah dalam hal ini adalah diperbolehkan.
Didalam Sunan Abu Daud, dari Samuroh radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: ((Permintaan-permintaan itu adalah cabikan-cabikan yang seseorang mencabik wajahnya dengannya, maka barangsiapa yang menghendaki maka ia mencabik wajahnya dan barangsiapa yang mau maka ia meninggalkannya, kecuali seseorang meminta kepada penguasa atau pada perkara yang harus ia penuhi)). Berterima kasihlah kepada pemerintah kalian yang telah membantu kalian membangun masjid atau pondok pesantren, dan inilah yang merupakan kewajibannya (pemerintah tersebut) dan merupakan sebab kekokohan serta kemuliaan dan urusan itu diserahkan kepadanya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: {Orang-orang yang kami telah kuatkan mereka dipermukaan bumi, mereka menegakkan shalat, menunaikan zakat, Amar ma’ruf dan nahi Munkar, dan hanya milik Allah lah akhir suatu urusan}(QS. Al Hajj: 41). Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman: {Dan tolong menolong lah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan dan janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa}(QS. Al Maidah: 2).
Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memperbaiki kondisi kalian dan menambahkan keutamaan kepada kalian serta menangkal fitnah demi fitnah dari kalian baik yang nampak maupun tersembunyi, Wa Billâhit Taufiiq.

══════☪☪☪══════
✍🏼 Penulis :
*Fadhilatus Syaikh Abul Hasan ‘Ali bin Ahmad Ar Razihi _hafidzahullãh_*

✍🏼 Muroja’ah :
*Fadhilatus Syaikh Muhammad bin ‘Abdillah Al Imam _hafidzahullah_*

✍🏼 Penerjemah :
*Ustadz Fauzan Abu Muhammad Al Kutawy _hafidzahullãh_*

_(13/2/1438 H)_

_______________
Mari Bergabung:
📱 *Channel Telegram*
– @silsilahduruslinnisa (Akhwat)
📞 *Grup WhatsApp*
– 081242424 340 (Ikhwah)
– 081242424 550 (Akhwat)
🌐 *FP Facebook*
https://facebook.com/SilsilahDurus/
__________________
📝 Silsilah Durus

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: