Nasehat

Menyikapi Pembantaian Kaum Muslimin di Rohingya – Nasehat Syaikh Shaalih Fauzan

“MENYIKAPI PEMBATAIAN TERHADAP KAUM MUSLIMIN DI BURMA/ROHINGNYA DAN TEMPAT LAINNYA”

ASSYAIKH SHOLEH AL-FAUZHAN;
pertanyaan:
أحسنَ الله إليكم، فضيلة الشيخ نريد كلمة توجيهية للمسلمين حول مذابح (البوذيين) لإخواننا المسلمين في (بُورْمَا) الآن.
وهي امتدادًا -كذا- للمذابح والتطهير العِرْقِي لهم منذ عشرات السنين.
علمًا بأن هناك تكتم إعلامي عالمي حيال هذه القضية.

Terjemahan:
Wahai syaikh yang mulia…
Kami ingin ada arahan terkait pembantaian kaum Budha terhadap saudara-saudara kita kaum muslimin di Burma sekarang.
Pembantaian tersebut merupakan kelanjutan dari pembantaian dan pembersihan etnis sejak puluhan tahun lalu.
Sementara itu, adanya upaya penyembunyian berita-berita oleh media international terkait permasalahan ini?
Jawaban:
هذه المسألة ليست خاصة بـ (البُورْمِيِّين).
الإسلام الآن يُهاجَم في كثيرٍ من بلاد المسلمين.
الدول الكافرة تسلطت على المسلمين الآن.
لا تريد أن تقومَ لهم دولة، ولا تريد أن يكون للإسلام وجود -مهما استطاعوا-.
فهم تعلمون الآن ماذا يعملون مع المسلمين؟
يُسمون هذا بـ (الديمقراطية).
يفرضون علينا مذهبهم وحكمهم الكفري،
يفرضون علينا الحكم الكفري وهو ما يسمونه (الديمقراطية) و(العِلمانية).
ولكن يأبى الله -سبحانه وتعالى- إلا أن يتم نورَه.
فعلينا بـ (الدعاء)، كثرة (الدعاء) والإلحاح على الله –سبحانه وتعالى- لإخواننا المسلمين في كل مكان أن ينصرهم الله، وأن ينقذهم من عدوهم.
علينا بـ (الدعاء)، لا نملك لهم غير (الدعاء)، وعلى مَن عنده مقدرة أكثر من هذا أن يبذلَ ما يقدر عليه، نعم. اهـ

[مكة 9-8-1433هـ]

Terjemahan:
Permasalahan ini tidak hanya menimpa muslimin di Burma.
Islam sekarang diserang di banyak negeri-negeri muslimin.

Negara-negara kafir menguasai kaum muslimin sekarang.
Mereka tidak menginginkan tegaknya negara untuk kaum muslimin.

Bahkan mereka mengingingkan semaksimal mungkin agar Islam tidak ada wujudnya lagi di dunia ini.

Kalian tahu sekarang, apa yang mereka lakukan terhadap kaum muslimin?!
Mereka namakan ini dengan “Demokrasi”.
Mereka memaksakan kepada kita ideologi dan hukum kufur mereka.

Mereka memaksakan kepada kita hukum kufur, yaitu apa yang mereka namakan dengan “Demokrasi” dan “Sekularisme”.

Akan tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya.

Maka wajib atas kita untuk semua untuk berdoa, banyak berdoa, terus mengulang-ulang doa kepada Allah — Subhanahu wa Ta’ala — untuk kebaikan saudara-saudara kita kaum muslimin di semua tempat agara Allah menolong mereka dan menyelematkan mereka dari musuh-musuhnya.
Wajib atas kita berdoa, kita tidak bisa berbuat untuk mereka kecuali doa.
Barangsiapa yang memiliki kemampuan lebih dari ini, maka wajib atasnya mencurahkan apa yang dia mampu.”
[Makkah, 9 Sya’ban 1433 H / 29Juni 2012 M]

SUMBER:
http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?p=88067
Suara :
http://ia600805.us.archive.org/8/items/Fawzan_Borma/Fawzan_Borma.mp3.

_________________
Farhan Bin Ramli Ahmad-حفظه الله-,
Channel telegram: http://bit.ly/1OwfQsM.

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: