Nasehat

Kewajiban Kaum Muslimin Terhadap Muslimin Suriah – Nasehat Syaikh Sulaiman ar Ruhaily

*🔵 PENTING🔵*
•••••••••|||••••••••••
*KEWAJIBAN KAUM MUSLIMIN TERHADAP KAUM MUSLIMIN DISURIAH *)*
✍ *Fadhilatus syeikh Sulaiman Ar-Ruhaili*- _hafidzahullah-_menerangkan :

*”Bahwa kewajiban atas seluruh kaum muslimin, baik dari kalangan penguasa ataupun rakyat biasa, untuk ikut prihatin dengan cobaan yang telah menimpa saudaranya di Allepo, merasakan sakit sebagaimana yang mereka rasakan, dan tidak rela dengan hal tersebut,*sebab ini merupakan kewajiban syar’iyah atas kita semua.

*Wajib atas setiap individu untuk mencurahkan segenap potensi yang dimiliki – sesuai syariat – untuk menolong saudaranya, diantaranya adalah mendoakan dan memperbanyak doa untuk mereka.* Dan saya heran terhadap orang-orang yang mengaku islam, namun mereka berkata : *”ANDA MENGHALANGI ORANG-ORANG YANG AKAN BERANGKAT KESANA UNTUK BERJIHAD, DAN MALAH MENGARAHKAN MEREKA UNTUK BERDOA” ?*

Seolah-olah doa adalah perkara yang tidak ada nilainya dimata mereka. *Demi Allah, doa itu lebih dahsyat kekuatannya dibanding bala tentara yang mampu membinasakan, lebih ampuh dibanding persenjataan yang menghancurkan. Dengan doa, anda meminta pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla, yang apabila Dia berkehendak, niscaya akan menumbangkan persenjataan musuh dan menghancurkannya sehancur-hancurnya.*Maka senjata doa adalah senjata “klasik” yang jauh lebih dahsyat kekuatan dan keampuhannya, dan itulah yang disyariatkan bagi kita wahai hamba-hamba Allah, yaitu mendoakan agar saudara kita bebas dari penindasan, dan mendoakan agar musuh-musuhnya ditimpakan kehancuran, azab, kehinaan dan kenistaan.

Saudaraku yang saya cintai karena Allah, kita mesti banyak mendoakan mereka. Sungguh saya heran terhadap orang-orang yang enggan mendoakan saudaranya baik pada doa pribadinya maupun didalam sholatnya, dan mencela orang-orang yang tidak melaksanakan qunut, serta berdoa didalam qunut untuk saudara-saudara mereka.

Adapun qunut nazilah -menurut pendapat yang kuat dikalangan ulama – adalah wewenang penguasa (pemerintah), dan itu sesuai dengan maslahat yang dipandang oleh penguasa. Dan adapun berdoa secara pribadi, hal itu tidak ada batasan dan halangan dari pemerintah.

Oleh karena itu, saudaraku, hendaklah kita mendoakan dan memperbanyak doa untuk saudara-saudara kita, tidak pernah berputus asa akan dikabulkannya, karena sesunggunya Allah memiliki hikmah yang agung, dan Allah Azza wa Jalla maha mendengar, mendengarkan doa kita, menjanjikan terkabulnya doa. Allah Subhanahu wa Ta’ala maha bijaksana, berbuat sesuai dengan kehendak-Nya berdasarkan hikmah-nya.

*Dan selayaknya kita membantu saudara-saudara kita, baik yang berada di Aleppo ataupun dikota-kota lainnya di suriah, yang telah dizholimi oleh orang-orang yang melampui batas, membantu mereka sesuai dengan kemampuan, dengan bantuan finansial, dan itu disesuaikan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku disetiap negeri.*

Saudaraku, … kita *wajib berkomitmen dengan syariat Allah, tidak mengikuti orang-orang dikuasai sentimen perasaan, berbuat apa-apa yang memungkinkan membantu saudara-saudara kita, dengan cara-cara yang selaras syariat, sehingga dengan demikian, terealisasi tujuan yang diinginkan, sekaligus terhindar dari berbagai kerusakan.*

Maka saya memohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang indah, dan sifat-sifat-Nya yang tinggi, dan Dia-lah yang maha perkasa nan dahsyat hukuman-Nya. Saya memohon kepada-Nya agar menolong saudara-saudara kita yang tertindas di Aleppo, di suriah, melapangkan mereka, dan mengangkat ujian ini dari mereka, dan menghancurkan musuh-musuh mereka. Sebagaimana saya memohon, agar menolong kita untuk komitemen diatas syariat Allah Azza wa Jalla, memohon untuk tetap berbuat apa-apa yang wajib dan memgkinkan untuk membantu saudara-saudara kita, baik di suriah maupun dinegeri yang lainnya”.
______________
*) _Diterjemahkan dari muhadhoroh Syeikh Sulaiman Ar-Ruhaili, yang disampaikan pada hari selasa, tanggal 14 Rabi’ul awal 1438 H, ba’da ashar, di masjid Nabawi._
📝“`Hilal Abu Naufal“`
📮http://bit.ly/1IRISAP
🌐http://bit.ly/palopo-mengaji

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: