Nasehat

Menyikapi Penembakan Duta Besar Rusia Dengan Tuntunan Sunnah.

Menyikapi Penembakan Duta Besar Rusia Dengan Tuntunan Sunnah.
Hari ini di sampaikan kepada saya perihal berita penembakan Duta Besar Rusia yang saya sendiri mencoba mencari kebenaran berita tersebut dan kemudian saya bahkan mendapatkan video dari Youtube dan juga berita dari berbagai portal berita di internet seperti BBC, Republika dan lainnya. Sehingga menjadi yakin bahwa berita itu benar adanya.
Seperti yang disebutkan diberbagai portal berita seperti dilansir http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38373034, bahwa sipenembak meneriakkan kalimat “”Jangan lupakan Aleppo, jangan lupa tentang Suriah,” dan memekik “Allahu Akbar.” Sehingga bisa dipahami kalau peristiwa ini dilatarbelakangi oleh kemarahan dan emosi akan keterlibatan Rusia dalam pembantaian kaum Muslimin di Aleppo Suriah. Emosi dan kemarahan yang wajar timbul dari seorang Muslim. Hanya saja hendaknya kemarahan itu disalurkan sesuai dengan tuntunan Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallaahu ‘Alaihi Wa Sallam.
Lantas bagaimana seorang muslim harusnya menyikapi perkara ini.
Yang pertama adalah mengembalikan hal ini kepada penguasa kaum Muslimin di negeri tersebut sebagaimana Firman Allah Ta’ala :
(وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَىٰ أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلًا)
“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).”
[Surat An-Nisa’ 83]
Yang Kedua, hendaknya seorang Muslim mengetahui bahwa tindakan seperti ini tidak boleh dilakukan. Membunuh orang kafir yang dilindungi oleh kaum muslimin terlebih penguasa kaum Muslimin adalah Haram.
Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
“Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i No. 4699 di Shahihkan Syaikh Al Albani)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ذِمَّةُ الْمُسْلِمِينَ وَاحِدَةٌ يَسْعَى بِهَا أَدْنَاهُمْ
“Dzimmah kaum muslimin itu satu, yang berlaku bagi orang paling rendah dari mereka” (HR. Bukhari : 6258, Muslim : 2433)
An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dengan dzimmah dalam hadits di atas adalah jaminam keamanan. Maknanya bahwa jaminan kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Oleh karena itu, siapa saja yang diberikan jaminan keamanan dari seorang muslim maka haram atas muslim lainnya untuk mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam jaminan keamanan.” (Syarh Muslim, 5/34)
Juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
“Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Bukhari no. 3166)
Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, “Maksudnya adalah siapa yang memiliki perjanjian dengan orang Islam, baik itu dikategorikan akad jizyah, gencatan senjata, atau jaminan keamanan dari seorang muslim.” (Fathu Al-Bari, 12: 259).
Yang Ketiga : Hendaknya setiap Muslim menyadari bahwa apa yang menimpa kaum Muslimin sekarang, berupa penindasan dan perlakuan buruk dari musuh musuh mereka penyebab terbesarnya adalah karena dosa dosa mereka.
*ﻫـﻞ ﺗُﺮﺍﻭﺩﻙ ﻫـﺬﻩ ﺍﻷﺳﺌﻠـﺔ :*

▪ ﻟﻤﺎﺫﺍ ﺍﻟﻤُﺴﻠﻤﻴﻦ ﻣُﺴﺘﻀﻌﻔﻴﻦ ؟!! ..
▪ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺍﻟﺪُﻭﻝ ﻭﻣﺨﺬﻭﻟﻴﻦ ؟!! ..
▪ ﻭﻣُﺸـﺮﺩﻳـﻦ ﻭﻣُﺸﺘﺘﻴـﻦ ؟!! ..
▪ ﻭﻳﻘﺘـﻠـﻮﻥ ﻭﻳﻐﺘﺼﺒـﻮﻥ ؟!! ..

*ﺇﻗــﺮﺃ ﺍﻟـﺠـــ⇩ ـــﻮﺍﺏ :*

🖍   *ﻗﺎﻝ ﺷﻴﺦ ﺍﻹﺳﻼم ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ رحمه الله :*

▪  ﻭﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺿﻌﻒ ..
▪  ﻭﻛﺎﻥ ﻋﺪﻭﻫﻢ ﻣﺴﺘﻈﻬﺮًﺍ ﻋﻠﻴﻬﻢ ..
▪  ﻭﻳﺬﺑﺤـﻮﻥ ﻭﻳﺸﻨﻘــﻮﻥ؟! ..

ﻛﺎﻥ  ﺫﻟﻚ  ﺑﺴﺒﺐ  ﺫﻧﻮﺑﻬﻢ  ،  ﻭﺧﻄﺎﻳﺎﻫﻢ  ،  ﺇﻣﺎ
ﻟﺘﻔﺮﻳﻄﻬﻢ ﻓﻲ ﺃﺩﺍﺀ ﺍﻟﻮﺍﺟﺒﺎﺕ ﺑﺎﻃﻨًﺎ ﻭﻇﺎﻫﺮًﺍ ﺇﻣﺎ
لعدﻭﺍﻧﻬﻢ ﺑﺘﻌﺪﻱﺍﻟﺤﺪﻭﺩ ﺑﺎﻃﻨًﺎ ﻭﻇﺎﻫﺮًﺍ ) …

*ﻣﺠﻤﻮﻉ ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻯ – ٦٤٥/١١ .*

Apakah memikatmu pertanyaan – pertanyaan ini   :

▪ Kenapa Kaum Muslimin tidak berdaya ?!!
▪ Di setiap Negeri dan ditelantarkan? !!..
▪ Diburu dan diusir serta mengungsi? !!..
▪ Dan dibunuh serta dirampas dan diperkosa ?!! ..

Bacalah Jawabannya  :
🖍 Syaikhul Islam Ibn Taymiah rahimahullah:
▪ Apabila terdapat ketidak berdayaan pada kaum Muslimin  …
▪ Sementara Musuh mereka menaklukan mereka …
▪ dan membantai serta menggantung mereka ?!..

Hal itu DISEBABKAN DOSA – DOSA MEREKA, DAN KESALAHAN – KESALAHAN MEREKA,  adakalanya dikarenakan peremehan mereka didalam menunaikan kewajiban – kewajiban zahir dan batin , adakalanya dikarenakan pelanggaran mereka dengan melampaui batasan – batasan zahir dan batin  ) … ,[Majmu’ Alfataawa – 11/ 645]
(Di nukil dari grup WA 🇮🇩 Multaqa Ahli Hadits Indonesia – Tas. Riau
Dari Tulisan Ustadz Muhammad RizQ Ibn Sufyan Al atsary)
Kemudian yang terkahir,  yang Ke Empat, hendaknya setiap Muslim berupaya membantu mereka (kaum Muslimin di Aleppo atau dinegeri manapun seperti Rohingya, Afrika Tengah) sesuai dengan kemampuan mereka dan yang paling ringan dan paling utamanya adalah dengan doa. Silahkan baca kembali nasehat Syaikh Sulaiman Ar Ruhaily di sini https://aboeshafiyyah.wordpress.com/2016/12/16/kewajiban-kaum-muslimin-terhadap-muslimin-suriah-nasehat-syaikh-sulaiman-ar-ruhaily/
Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: