Aqidah, Manhaj, Uncategorized

Islam : Kesempurnaan Tak Tertandingi

Bismillah

*Beberapa faidah yang tercatat dalam ta’lim Ust. KHIDIR _Hafidzahulloh_ di masjid Pondok As Sunnah Gontang*

*ISLAM , KESEMPURNAAN YANG TAK TERTANDINGI*

Islam adalah agama ( ajaran ) yang tidak tertandingi hal ini dapat di lihat dari beberapa sisi ;

*1. Al Quran adalah Kitab yang tidak Tertandingi*

Al Quran adalah penentu bahagia tidaknya seseorang di dunia , selamat tidaknya seseorang dari alam kubur , selamat tidaknya seseorang dari neraka , selamat tidaknya seseorang masuk dalam syurga , dan Al Qur’an adalah penentu jenjang- jenjang dalam syurga

Makanya jangan pernah mengharap kemulian jika malas dalam mempelajari , membaca dan mengamalkan Al Qur’an.

ﻋَﻦْ ﻋُﺜْﻤَﺎﻥَ – ﺭﺿﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺧَﻴْﺮُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻋَﻠَّﻤَﻪُ ‏» ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
Artinya: _“Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.”_
(Hadits Riwayat Bukhari)

*2. Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Nabi dan Rasul Allah yang Terbaik dan Termulia.*

Allah Ta’ala berfirman,

ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ

_“Sungguh telah datang kepada kalian seorang Rasul dari kaum kalian sendiri, berat terasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan (kebaikan) bagi kalian, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.”_
(At Taubah:128)

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum meninggal ( ketika masih hidup ) telah melewati kemuliaan seluruh Nabi dan Rasul Allah Ta’ala yaitu dalam peristiwa Isra’ Mi’raj yang beliau langsung menuju sidratul muntaha untuk menerima perintah sholat , yang tak seorang Nabi dan Rasulpun yang pernah diberi kemuliaan seperti ini.

Begitu pula setelah Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal yaitu pada peristiwa di padang mahsyar yang menunjukkan kemulian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas kemulian para nabi dan Rasul seluruhnya.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al Bukhari dan Muslim, dalam hadits yang berbunyi :

Pada hari Kiamat, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengumpulkan seluruh makhluknya, yang pertama sampai terakhir di satu tanah luas yang datar, hingga orang yang memanggil dapat memperdengarkan kepada mereka, dan orang dapat melihat mereka seluruhnya, dan matahari mendekat sehingga manusia mengalami kesusahan dan mencapai kekritisan, yang mereka tidak mampu dan tidak bisa menanggungnya.

Maka sebagian manusia berkata kepada yang lainnya: “Tidakkah kalian melihat keadaan kalian sekarang? Tidakkah kalian melihat yang telah menimpa kalian? Tidakkah kalian mencari orang yang dapat memintakaan syafa’at untuk kalian kepada Allah?”

Sebagian lainnya berkata : “Mari (kita) datangi Adam!” Lalu mereka menemui beliau, dan berkata: “Wahai Adam! Engkau adalah bapak (seluruh) manusia. Allah menciptakanmu dengan tanganNya dan meniupkan kepadamu dari ruh-ruhNya, serta memerintah para malaikat untuk sujud, dan malaikat pun sujud kepadamu. Mintalah kepada Rabb-mu syafaat untuk kami! Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?”

Adam pun menjawab : “Sungguh, Rabb-ku telah murka pada hari ini, dengan kemurkaan yang belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya, dan tidak juga setelahnya. Dia telah melarangku dari sebuah pohon, lalu aku langgar. Pergilah kepada Nuh,”

maka mereka pun menemui Nuh dan berkata : “Wahai Nuh! Engkau adalah rasul pertama (yang Allah utus) di bumi dan Allah menamakanmu hamba yang bersyukur. Maka mintakanlah untuk kami syafa’at kepada Rabb-mu, Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?”

Nuh pun berkata kepada mereka: “Sungguh, Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya, dan tidak juga setelahnya. Sungguh dahulu aku memiliki sebuah doa, yang aku gunakan untuk mendoakan keburukan kepada kaumku. Pergilah kalian kepada Ibrahim!”

Kemudian, mereka pun mendatanginya dan berkata : “Engkau adalah nabi dan kekasih Allah dari penduduk bumi. Maka mintakanlah syafa’at kepada Rabb-mu untuk kami! Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?”

Ibrahim pun berkata kepada mereka : “Sungguh, Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya, dan tidak juga setelahnya,” lalu beliau menyampaikan beberapa kedustaannyan(dan berkata): “Pergilah menemui selain aku. Pergilah kepada Musa!”

Mereka kemudian mendatangi Musa dan berkata : “Wahai Musa! Engkau adalah rasulullah. Allah memuliakan engkau atas sekalian manusia dengan kerasulan dan pembicaraanNya. Maka mintakanlah syafa’at untuk kami kepada Rabb-mu. Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?”

Musa pun berkata kepada mereka: “Sungguh, Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya, dan tidak juga setelahnya. Sungguh aku pernah membunuh jiwa yang tidak diperintahkan membunuhnya. Pergilah kalian kepada selain aku. Pergilah kepada Isa!” Mereka pun kemudian menemui Isa dan berkata :

Wahai Isa! Engkau adalah rasulullah dan engkau berbicara kepada manusia ketika bayi, dan (engkau adalah) kalimat Allah yang diberikan kepada Maryam, serta ruh dariNya. Maka mintakanlah syafa’at untuk kami kepada Rabb-mu! Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?”

‘Isa pun berkata kepada mereka : Sungguh, Rabb-ku telah murka pada hari ini dengan kemurkaan yang belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya, dan tidak juga setelahnya”. Beliau tidak menyebut satupun dosanya. (Lalu berkata),”Pergilah kepada selain aku. Pergilah kepada Muhammad!”

Lalu mereka menemuiku dan berkata : “Wahai Muhammad! Engkau adalah rasulullah dan penutup para nabi, serta orang yang telah diampuni dosanya yang lalu dan akan dating. Maka mintakanlah syafa’at kepada Rabb-mu untuk kami. Tidakkah engkau melihat keadaan kami? Tidakkah engkau lihat sampai sedemikian beratnya (yang menimpa kami)?” “Maka aku pun pergi dan datang di bawah Al ‘Arsy, lalu bersujud kepada Rabb-ku, kemudian Allah membukakan dan mengilhamkan kepadaku sesuatu dari puja dan pujian indah yang tidak diberikan kepada selain diriku sebelumnya. Kemudian ada yang berkata : ‘Wahai Muhammad! Bangunlah! Mintalah, niscaya diberi dan mohonlah syafa’at, niscaya dikabulkan,’ maka akupun bangun dan berkata : “Wahai Rabb-ku! Umatku, umatku!’.”
[HR al Bukhari dan Muslim, dan ini lafazh Muslim].

*Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Pemimpin Manusia di Akhirat*

Dari Abu Hurairah radliyallahu `anhu.
Rasulullah bersabda
_“Aku adalah sayyid (junjungan) anak Adam pada hari kiamat dan orang pertama yang terbuka kuburnya di hari kebangkitan dan orang pertama yang mensyaf aati dan orang pertama yang disyafaati.”_
(Berkata Al Imam As-Suyuthi dalam kitab beliau Jam’ul Jawami’ (Al-Jami’ul Kabir): (Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abu Dawud).

Dari Abu Hurairah dia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”
_Setiap Nabi memiliki doa yg mustajab, maka setiap nabi menyegerakan doanya, & sesungguhnya aku menyembunyikan doaku sebagai syafa’at bagi umatku padahari kiamat. Dan insya Allah syafa’atku akan mencakup orang yg mati dari kalangan umatku yg tak mensyirikkan Allah dgn sesuatu apa pun._ [ HR. Muslim No.296 ].

*3. Dari Sisi Siapa yang menjadi Sembahan, yang Ajaran itu bersumber dariNYA? Dialah Allah Subhana Wa Ta’ala.*

Sebagai salah contoh bahwa Allah Ta’ala Maha Marahmati

Allah Ta’ala berfirman

_“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”_ (Al-A’raf: 156)

_“Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”_ (Al-Hajj: 65)

_“Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati. Sesungguhnya (Dzat yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”_ (Ar-Rum: 50)

Dalam ayat Allah Ta’ala menyatakan Dialah yang Maha Merahmati
*Karenanya siapa yang ingin menikmati indahnya rahmat , luasnya rahmat , maka Islamlah satu-satunya agama yang penuh dengan rahmat karena pemilik Islam adalah Allah Ta’ala Yang Maha Merahmati.*

*4. Dari Sisi Shalatnya Kaum Muslimin*

Dalam kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam mengambil perintah shalat yang awal perintah adalah Allah mewajibkan mengerjakan 50x shalat sehari semalam kemudian berkurang sampai Allah hanya mewajibkan 5x Shalat sehari semalam

Atas Rahmat Allah Ta’ala pahala sholat 5x sehari semalam yang dilakukan umatmuslim itu menyamai pahala 50x sholat sebagaimana awal pensyariatan sholat.

Begitupula pahala shalat di Masjidil Haram , Masjidil Nabawi , yang pahalanya di lipat gandakan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﺻَﻼَﺓٌ ﻓِﻰ ﻣَﺴْﺠِﺪِﻯ ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺻَﻼَﺓٍ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺳِﻮَﺍﻩُ ﺇِﻻَّ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪَ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡَ ﻭَﺻَﻼَﺓٌ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺍﻟْﺤَﺮَﺍﻡِ ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﻣِﻦْ ﻣِﺎﺋَﺔِ ﺃَﻟْﻒِ ﺻَﻼَﺓٍ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺳِﻮَﺍﻩُ

_“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya. ”_ (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406,

*5. Dari sisi Umur Ummat Islam*

Walaupun umur ummat Islam singkat tapi banyak sekali pelipat gandaan pahala yang mampu melampaui pahala dari umat terdahulu yang panjang umurnya Seperti :

*@. Pelipat gandaan pahala Ibadah di malam lailatul qadar*

Allah Ta’ala berfirman,

ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ

_“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”_ (QS. Al Qadar: 3).

An Nakho’i mengatakan, _“Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.”_ (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341).

*@. Keutamaan membaca Al Qur’an yang 1 hurufnya bernilai 10 pahala*

Dari Abdullah bin Mas`ud Radhiyallahu ‘anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ ﺣَﺮْﻓًﺎ ﻣِﻦْ ﻛِﺘَﺎﺏِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻠَﻪُ ﺑِﻪِ ﺣَﺴَﻨَﺔٌ ﻭَﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔُ ﺑِﻌَﺸْﺮِ ﺃَﻣْﺜَﺎﻟِﻬَﺎ ﻟَﺎ ﺃَﻗُﻮﻝُ ﺍﻟﻢ ﺣَﺮْﻑٌ ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﺃَﻟِﻒٌ ﺣَﺮْﻑٌ ﻭَﻟَﺎﻡٌ ﺣَﺮْﻑٌ ﻭَﻣِﻴﻢٌ ﺣَﺮْﻑٌ
_Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka dia akan memperoleh satu kebaikan dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisalnya. Saya tidak mengatakan ( ﺍﻟﻢ) itu satu huruf, akan tetapi ( ﺍ) satu huruf dan ( ﻝ) satu huruf seta ( ﻡ ) satu huruf”._
[HR. At-Tirmidzi, Ad-Darimi dan lainya; ]

*5. Dari Sisi Islam adalah Agama yang Penuh Rahmat Dan Rasulullah adalah Orang yang sangat Meyanyangi ( merahmati ) Kaumnya.*

Dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
_”Apabila kamu berjalan di suatu masjid atau di pasar sambil membawa panah, maka peganglah ujungnya yang tajamnya. Kemudian, peganglah pada ujungnya yang tajam. Kemudian, peganglah ujungnya yang tajam.”_
Abu Musa berkata; _’Demi Allah, kami tidak ingin mati hingga sebagian kami membungkus mata panahnya agar tidak mengenai orang lain_.’ [ Hadits Muslim No.4739 ].

*Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingan sholatnya*

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
_“Ketika saya sedang shalat, saya ingin memperlama shalatku. Lalu aku mendengar tangisan bayi, sehingga aku meringankan shalatku, karena khawatir akan merepotkan ibunya.”_ Riwayat Abu Daud.

*Rasul meninggalkan shalat tarawih karana takut di wajib kan bagi ummatnya*

_“Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin ra: sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam hari sholat di masjid, lalu banyak orang sholat mengikuti beliau, beliau sholat dan pengikut bertambah ramai (banyak) pada hari ke-Tiga dan ke-empat orang-orang banyak berkumpul menunggu beliau Nabi, tetapi Nabi tidak keluar (tidak datang) ke masjid lagi. Ketika pagi-pagi, Nabi bersabda: “sesungguhnya aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang kemasjid karena aku takut sekali kalau sholat ini diwajibkan pada kalian”. Siti ‘Aisyah berkata: “hal itu terjadi pada bulan Ramadlan”._
(HR. Bukhari dan Muslim).

*6. Dari Sisi Islam adalah Agama yang Mengajarkan Nilai Rahmat kepada Binatang*

Dari Syadad bin Aus, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺘَﺐَ ﺍﻹِﺣْﺴَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻰْﺀٍ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻗَﺘَﻠْﺘُﻢْ ﻓَﺄَﺣْﺴِﻨُﻮﺍ ﺍﻟْﻘِﺘْﻠَﺔَ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺫَﺑَﺤْﺘُﻢْ ﻓَﺄَﺣْﺴِﻨُﻮﺍ ﺍﻟﺬَّﺑْﺢَ ﻭَﻟْﻴُﺤِﺪَّ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺷَﻔْﺮَﺗَﻪُ ﻓَﻠْﻴُﺮِﺡْ ﺫَﺑِﻴﺤَﺘَﻪُ

_“Sesungguhnya Allah memerintahkan agar berbuat baik terhadap segala sesuatu. Jika kalian hendak membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian hendak menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih.”_ [6]

*Kisah Seorang Pelacur yang Diampuni karena Memberi Minum Anjing*

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
_“Seorang wanita pezina telah mendapatkan ampunan. Dia melewati seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dipinggir sumur. Anjing ini hampir saja mati kehausan, (melihat ini) si wanita pelacur itu melepas sepatunya lalu mengikatnya dengan penutup kepalanya lalu dia mengambilkan air untuk anjing tersebut. Dengan sebab perbuatannya itu dia mendapatkan ampunan dari Allâh Azza wa Jalla._ ( HR. Imam Bukhari )

*Seorang Wanita Masuk Neraka karena tidak Memberi Makan Kucing*

Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Umar dari Nabi bersabda,
_“Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang l dia kurung sampai mati. Dia masuk neraka karenanya. Dia tidak memberinya makan, dan minum sewaktu mengurungnya. Dia tidak pula membiarkannya dia makan serangga bumi.”_

Inilah sebagian nilai-nilai rahmat dalam islam. Islam adalah agama yang sempurna dalam segala aspek kehidupan

👍🏻 *Yakinlah Kenikmatan Hidup hanya dalam Islam*
👍🏻 *Yakinlah Syurga Allah hanya untuk Kaum Muslimin*
👍🏻 *Yakinlah untuk Terhindar dari Neraka hanya dengan Islam*

_Wallahu ‘alam_
_silahkan di koreksi kesalahannya_
_silahkan di share_
🔻🔻🔻🔻🔻
Sumber : *WhatsApp Group As-Sunnah Makassar*

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: