Aqidah, Uncategorized

MELURUSKAN PENISBATAN “KESAKSIAN POSITIF” SYAIKHUL-ISLAM IBNU TAIMIYYAH TERHADAP FIRQOH ASY’ARIYYAH

🛤 *MELURUSKAN PENISBATAN “KESAKSIAN POSITIF” SYAIKHUL-ISLAM IBNU TAIMIYYAH TERHADAP FIRQOH ASY’ARIYYAH*

بسم الله الرحمن الرحيم

Berkata penisbat hadaaniyallahu wa iyyah:
Dalam kitab majmu’ Al-Fatawa 4/16, Al-Imam Ibnu Taimiyyah juga memberikan kesaksian positif untuk Al Asy’ariyah:

ﻭﺃﻣﺎ ﻟﻌﻦ اﻟﻌﻠﻤﺎء ﻷﺋﻤﺔ اﻷﺷﻌﺮﻳﺔ ﻓﻤﻦ ﻟﻌﻨﻬﻢ ﻋﺰﺭ. ﻭﻋﺎﺩﺕ اﻟﻠﻌﻨﺔ ﻋﻠﻴﻪ ﻓﻤﻦ ﻟﻌﻦ ﻣﻦ ﻟﻴﺲ ﺃﻫﻼ ﻟﻠﻌﻨﺔ ﻭﻗﻌﺖ اﻟﻠﻌﻨﺔ ﻋﻠﻴﻪ. ﻭاﻟﻌﻠﻤﺎء ﺃﻧﺼﺎﺭ ﻓﺮﻭﻉ اﻟﺪﻳﻦ ﻭاﻷﺷﻌﺮﻳﺔ ﺃﻧﺼﺎﺭ ﺃﺻﻮﻝ اﻟﺪﻳﻦ.

Adapun melaknat para ulama asy’ariyah, maka melaknat mereka mesti dita’zir (dihukum), dan laknat itu kembali kepada pelakunya. Barangsiapa yang melaknat orang yang tidak berhak dilaknat maka laknat itu kembali kepada si pelaknat. Para ulama adalah pembela cabang-cabang agama, dan GOLONGAN ASY-ARIYYAH PEMBELA-PEMBELA USHULUDDIN/DASAR AGAMA.
-selesai-.

👉Saya katakan:
Entah sebab apa penisbah membawakan ucapan ini sehingga mencari-cari ucapan Syaikhul-Islam ibnu Taimiyyah yang terkesan membela madzhab mereka yang batil, yang mana kebencian mereka terhadap Syaikhul-Islam telah diketahui bersama.!?

Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa ucapan tersebut BUKANLAH ucapan Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, tapi ucapan Al-Faqih Abu Muhammad (ada yang mengatakan Abu Muhammad Al-Juwaini atau Al-Izz ibn Abdissalam).

Awal ucapan tersebut adalah:
[ﻭﻛﺬﻟﻚ ﺭﺃﻳﺖ ﻓﻲ ﻓﺘﺎﻭﻯ اﻟﻔﻘﻴﻪ ﺃﺑﻲ ﻣﺤﻤﺪ ﻓﺘﻮﻯ ﻃﻮﻳﻠﺔ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺷﻴﺎء ﺣﺴﻨﺔ ﻗﺪ ﺳﺌﻞ ﺑﻬﺎ ﻋﻦ ﻣﺴﺎﺋﻞ ﻣﺘﻌﺪﺩﺓ ﻗﺎﻝ ﻓﻴﻬﺎ]

Begitu juga apa yang saya lihat di Fatawa Al-Faqih Abu Muhammad sebuah fatwa panjang yang di dalamnya terdapat perkara-perkara yang bagus, yang mana ditanyakan tentang beberapa masalah, ia berkata di dalamnya:
(Majmu Al-Fatwa:4/15)
Kemudian beliau menyebutkan fatwa tersebut, dan diantaranya adalah apa yang disebutkan di atas.

Sebelum beliau membawakan fatwa tersebut beliau telah sebutkan tentang CELAAN TERHADAP AHLI KALAM DAN ASY’ARIYYAH.

Berkata Syaikhul-Islam ibnu Taimiyyah:
ﻭﺑﻬﺬا ﺫﻡ اﻟﺴﻠﻒ ﻭاﻷﺋﻤﺔ ﺃﻫﻞ اﻟﻜﻼﻡ ﻭاﻟﻤﺘﻜﻠﻤﻴﻦ اﻟﺼﻔﺎﺗﻴﺔ ﻛﺎﺑﻦ ﻛﺮاﻡ؛ ﻭاﺑﻦ ﻛﻼﺏ ﻭاﻷﺷﻌﺮﻱ

Karena inilah para Salaf dan para Imam MENCELA Ahli Kalam, Mutakallimin, dan Sifatiyyah seperti Ibnu Karram, Ibnu Kullab, dan ASY’ARI.
(Majmu Al-Fatawa:4/14)

Ketahuilah, bahwa Syaikhul-Islam membawakan fatwa Al-Faqih Abu Muhammad berkaitan dengan sebagian orang yang berlebih-lebihan dalam mencela kelompok Asy’Ariyyah sampai pada tahap melaknat mereka di mimbar-mimbar.

Beliau berkata:
ﻭﻟﻬﺬا اﻫﺘﻢ ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ اﻟﻤﻠﻮﻙ ﻭاﻟﻌﻠﻤﺎء ﺑﺄﻣﺮ اﻹﺳﻼﻡ ﻭﺟﻬﺎﺩ ﺃﻋﺪاﺋﻪ ﺣﺘﻰ ﺻﺎﺭﻭا ﻳﻠﻌﻨﻮﻥ اﻟﺮاﻓﻀﺔ ﻭاﻟﺠﻬﻤﻴﺔ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﻨﺎﺑﺮ؛ ﺣﺘﻰ ﻟﻌﻨﻮا ﻛﻞ ﻃﺎﺋﻔﺔ ﺭﺃﻭا ﻓﻴﻬﺎ ﺑﺪﻋﺔ. ﻓﻠﻌﻨﻮا اﻟﻜﻼﺑﻴﺔ ﻭاﻷﺷﻌﺮﻳﺔ
Oleh karena itu, banyak dari para Raja dan Ulama yang perhatian terhadap urusan Islam dan Jihad melawan musuhnya, sampai-sampai mereka melaknat Rafidhah, Jahmiyyah, dan selain mereka di atas Minbar-Minbar. Bahkan sampai-sampai mereka MELAKNAT SETIAP KELOMPOK YANG MEREKA LIHAT DI DALAMNYA ADA BID’AH, MEREKA PUN MELAKNAT KULLABIYYAH DAN ASY-ARIYYAH.
(Majmu Al-Fatawa:4/15)

Oleh karena itu, setelah membawakan fatwa tersebut beliau komentari:
ﻓﺎﻟﻔﻘﻴﻪ ﺃﺑﻮ ﻣﺤﻤﺪ ﺃﻳﻀﺎ ﺇﻧﻤﺎ ﻣﻨﻊ اﻟﻠﻌﻦ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺘﻌﺰﻳﺮ اﻟﻻﻋﻦ ﻷﺟﻞ ﻣﺎ ﻧﺼﺮﻭﻩ ﻣﻦ ” ﺃﺻﻮﻝ اﻟﺪﻳﻦ ” ﻭﻫﻮ ﻣﺎ ﺫﻛﺮﻧﺎﻩ ﻣﻦ ﻣﻮاﻓﻘﺔ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭاﻟﺴﻨﺔ ﻭاﻟﺤﺪﻳﺚ ﻭاﻟﺮﺩ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺧﺎﻟﻒ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭاﻟﺴﻨﺔ ﻭاﻟﺤﺪﻳﺚ
Al-Faqih Abu Muhammad hanyalah melarang laknat tersebut dan memerintahkan agar menghukum pelaknat karena pembelaan mereka terhadap ushuluddin (pokok agama), dan ini sebagaimana yang telah kami sebutkan adalah apa yang SESUAI dengan Al-Quran, Sunnah dan Hadits, serta bantahan mereka terhadap orang yang menyelisihi Al-Quran, Sunnah, dan Hadits.
(Majmu Al-Fatawa:4/17)

Sehingga dengan ini jelas bahwa Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah hanya mengikrar bahwa Asy’Ariyyah sebagai penolong Ushuluddin dalam perkara yang sesuai Al-Quran dan Sunnah saja, BUKAN pada semua perkara Ushuluddin. Hal ini sangat jelas dari bantahan-bantahan beliau terhadap Asy’Ariyyah dalam banyak tempat di kitab-kitab beliau rahimahullah.

وبالله التوفيق.

✍🏻Muhammad Abu Muhammad Pattawe,
🕌Darul-Hadits Ma’bar-Yaman.

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

Iklan
%d blogger menyukai ini: