Uncategorized

Sekedar Berniat Baik Sudah Dapat Pahala

๐Ÿ’Ž *PAHALA NIAT BAIK* ๐Ÿ’Ž

ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃุจูŠ ุงู„ู’ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุนุจู‘ูŽุงุณู ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู’ู…ูุทู‘ูŽู„ุจ ุฑูŽุถููŠ ุงู„ู„ู‡ู ุนู†ู‡ู…ุงุŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตูŽู„ู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆุณูŽู„ู‘ูŽู…ุŒ ูููŠู…ุง ูŠูŽุฑู’ูˆู‰ ุนูŽู†ู’ ุฑุจู‘ูู‡ูุŒ ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู‚ูŽุงู„ูŽ: “ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูƒุชูŽุจูŽ ุงู„ู’ุญุณู†ุงุชู ูˆุงู„ุณู‘ูŽูŠู‘ูุฆุงุชู ุซูู…ู‘ูŽ ุจูŽูŠู‘ูŽู†ูŽ ุฐู„ููƒูŽ: ูู…ูŽู†ู’ ู‡ู…ู‘ูŽ ุจูุญูŽุณูŽู†ุฉู ููŽู„ู…ู’ ูŠุนู’ู…ูŽู„ู’ู‡ูŽุง ูƒุชุจูŽู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูƒุงู…ูู„ุฉู‹ ูˆูŽุฅูู†ู’ ู‡ู…ู‘ูŽ ุจู‡ูŽุง ููŽุนูŽู…ูู„ูŽู‡ูŽุง ูƒูŽุชูŽุจูŽู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุดู’ุฑ ุญูŽุณูŽู†ูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุณูŽุจู’ุนูู…ูŽุงุฆูุฉู ุถูุนู’ูู ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุถู’ุนูŽุงูู ูƒุซูŠุฑุฉูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ู‡ูŽู…ู‘ูŽ ุจูุณูŠู‘ูุฆูŽุฉู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ู‡ูŽุง ูƒูŽุชูŽุจูŽู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูƒุงู…ูู„ูŽุฉู‹ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ู‡ูŽู…ู‘ูŽ ุจูู‡ุง ูุนูŽู…ูู„ู‡ูŽุง ูƒูŽุชูŽุจูŽู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูŽูŠู‘ูุฆูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹” ู…ุชูู‚ูŒ ุนู„ูŠู‡ู.

_Dari Ibnu โ€˜Abbas Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tentang hadits yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla . Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œSesungguhnya Allรขh menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allรขh tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allรขh menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak. Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allรขh menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allรขh menuliskannya sebagai satu kesalahan.โ€_ *[Muttafaqun โ€˜Alaihi]*

Dalam hadits ini, Allah -Subhana Wa Ta’ala- menjelaskan bahwa Dia telah menetapkan takdir setiap makhluk-Nya di Lauhil Mahfudz. Baik berupa kebaikan dan kejelekan yang diperbuat oleh seorang Hamba berdasarkan luasnya ilmu Allah serta ketinggian keadilan dan hikmah-Nya. Allah -Azza Wa Jalla- berfirman,

ุฅูู†ู‘ูŽุง ูƒูู„ู‘ูŽ ุดูŽูŠู’ุกู ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุงู‡ู ุจูู‚ูŽุฏูŽุฑู

โ€œSesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuranโ€. *(QS. Al-Qomar: 49)*

Allah -Subhana Wa Ta’ala- juga berfirman,

ูˆูŽูƒูู„ู‘ู ุตูŽุบููŠุฑู ูˆูŽูƒูŽุจููŠุฑู ู…ูุณู’ุชูŽุทูŽุฑูŒ

โ€œdan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulisโ€ *(QS. Al-Qomar: 53)*

Lalu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- menjelaskan tentang luasnya rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Tatkala Allah -Azza Wa Jalla- menuliskan amalan kebaikan hamba-Nya secara sempurna walaupun ia tidak menunaikannya disebabkan udzur yang ia dapatkan. Jika ia mengamalkan kebaikan tersebut maka Allah -Azza Wa Jalla- akan mencatatnya dengan satu kebaikan dan akan melipatgandakannya sampai 10 kali lipat hingga 700 kali lipat bahkan lebih dari itu.

Perbedaan tingkatan pahala tersebut sesuai dengan tingkat keikhlasan dan Mutabaโ€™ah (mencontoh Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-). Semakin ikhlas maka semakin tinggi pahalanya dan semakin cocok dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- maka akan semakin sempurna dan banyak pahalanya.

Namun jika ia berniat melakukan kejelekan namun tidak melaksanakannya maka ia mendapatkan 1 kebaikan. Hal itu didapatkan jika yang menghalanginya untuk melakukan kejelekan tersebut adalah iman dan rasa takutnya kepada Allah -Azza Wa Jalla-.

Sebagai contoh, jika seseorang ingin mencuri kemudian ia sadar bahwa itu adalah maksiat kepada Allah dan ingat akan ancaman Allah serta takut akan kemurkaan Allah, maka dituliskan baginya satu kebaikan disebabkan hal tersebut. Oleh karenanya, Allah -Subhana Wa Ta’ala- berfirman dalam hadit Qudsi,

ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽู‡ูŽุง ููŽุงูƒู’ุชูุจููˆู’ู‡ูŽุง ู„ูŽู‡ู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽู€ุง ุชูŽุฑูŽูƒูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฌูŽุฑูŽู‘ุงูŠูŽ

โ€œJika ia meninggalkan kesalahan tersebut, tulislah sebagai kebaikan untuknya, karena ia meninggalkan kesalahan tersebut karena takut kepada-Kuโ€ *[HR. Muslim (129)]*

Namun jika ia meninggalkan amalan jelek karena selain takut kepada Allah maka niat tersebut terhitung dosa dan akan mengantarkan orangnya kepada apa yang ia niatkan. Hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits yang lalu tentang dua orang muslim yang berniat saling membunuh dengan pedang mereka.

Adapun orang yang melakukan amalan kejelekan, maka Allah -Azza Wa Jalla- hanya menuliskan 1 kejelekan sebagai keadilan dan balasan yang setimpal untuknya. Allah -Azza Wa Jalla- berfirman ,

ู…ูŽู†ู’ ุฌูŽุงุกูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ููŽู„ูŽู‡ู ุนูŽุดู’ุฑู ุฃูŽู…ู’ุซูŽุงู„ูู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฌูŽุงุกูŽ ุจูุงู„ุณู‘ูŽูŠู‘ูุฆูŽุฉู ููŽู„ูŽุง ูŠูุฌู’ุฒูŽู‰ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูุซู’ู„ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ูŠูุธู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

โ€œBarangsiapa membawa amal yang baik, Maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan Barangsiapa yang membawa perbuatan jahat Maka Dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).โ€ *(QS. Al-Anโ€™am:160 )*.

๐Ÿ“ *FAEDAH HADITS*

1. Kesempurnaan ilmu Allah. Bahwasanya tidak ada yang luput dari jangkauan-Nya baik yang ada di langit dan di bumi serta tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.

2. Diantara tugas para malaikat adalah mencatat amal kebaikan dan keburukan hamba-hamba Allah.

3. Luasnya rahmat dan keutamaan Allah tatkala melipatgandakan pahala kebaikan hamba-Nya dan memaafkan kesalahan mereka.

4. Memikirkan tentang kebaikan-kebaikan menjadi sebab untuk mengamalkannya.

5. Pengaruh niat dalam perbuatan dan akibatnya

๐Ÿ“š *[Lihat Bahjatun Nadzirin hal. 45]*

โœ *Ustadz Abu Dawud Ilham Al Atsary hafizhahulloh*

__ ยฐโ€ขยฐโ€ขยฐโ€ขยฐโ€ขยฐ __

๐Ÿ“ก Yuk Tebar Dakwah Sunnah Bersama Kami Disini โคตโคต

๐Ÿ“ฒ Join Telegram: goo.gl/FXRzWo
๐Ÿ”Ž Group WA Madrosah Sunnah :
085255376903 (Ikhwah)
085298052909 (Akhwat)
๐Ÿ“ท InstaGram : goo.gl/xpi3jM
๐Ÿ“ฑ Facebook: goo.gl/QTJ5hi
๐Ÿ’ป Web: http://www.madrosahsunnah.or.id

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

Iklan
%d blogger menyukai ini: