Uncategorized

Keutamaan Berjabat Tangan

📚 *KUMPULAN HADITS TENTANG KEUTAMAAN BERJABAT TANGAN.*
🤝〰〰〰〰〰🤝

❀ Rasulullah ﷺ bersabda:

ﻣـﺎ ﻣِــﻦ ﻣـﺴﻠﻤَـﻴْـﻦ ﻳﻠـﺘـﻘﻴـﺎﻥ ﻓـﻴﺘـﺼـﺎﻓﺤـﺎﻥ ، ﺇﻻّ ﻏـﻔـﺮ ﻟﻬـﻤﺎ ﻗﺒـﻞ ﺃﻥ ﻳـﺘـﻔﺮﻗـﺎ .

_”Tidaklah ada dua orang muslim yang saling berjumpa lalu berjabat tangan kecuali akan diampuni bagi keduanya selama keduanya belum berpisah.”_
_________
📚 Ash Shahihah (525).

▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒

❀ Rasulullah ﷺ bersabda:

ﺇﺫا ﻟﻘِـﻲَ اﻟﻤﺴـﻠﻢ ﺃﺧـﺎﻩ اﻟﻤـﺴﻠﻢ ، ﻓـﺄﺧﺬ ﺑِـﻴـﺪﻩ ﻓﺼــافحة ، ﺗﻨـﺎﺛﺮﺕ ﺧﻄـﺎﻳﺎﻫُـﻤﺎ ﻣـﻦ ﺑﻴﻦ ﺃﺻـﺎﺑﻌـﻬﻤﺎ ﻛـﻤﺎ ﻳﺘـﻨﺎﺛـﺮ ﻭﺭﻕ اﻟﺸﺠـﺮ ﺑﺎﻟـﺸﺘـﺎء.

_”Jika seorang muslim berjumpa dengan saudaranya muslim, lalu ia mengambil tangannya dan menjabatnya, maka berguguranlah dosa-dosa keduanya dari jari-jari keduanya, sebagaimana dedaunan itu berguguran di musim dingin. “_
__________
📚 Ash Shahihah (2004).

▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒

❀ Rasulullah ﷺ bersabda:

ﺃﻳّـﻤﺎ ﻣُﺴﻠﻤـَﻴْـﻦ اﻟـﺘـﻘـﻴﺎ ﻓﺄﺧـﺬ ﺃﺣـﺪﻫﻤﺎ ﺑِـﻴـﺪ ﺻﺎﺣـﺒﻪ ، ﻓَـﺘـﺼـﺎﻓﺤـﺎ ﻭﺣَﻤِـﺪا اﻟﻠﻪ ﺗﻌـﺎﻟﻰ ﺟـﻤﻴﻌﺎً ﺗــﻔـﺮّﻗـﺎ ﻭﻟﻴـﺲ ﺑﻴﻨـﻬﻤﺎ ﺧـﻄﻴـﺌـﺔ .

_” Tidaklah ada dua orang muslim yang saling berjumpa, lalu salah satu dari keduanya mengambil tangan yang lainnya, kemudian saling berjabat tangan, dan keduanya memuji Allah seluruhnya, keduanya pun berpisah dan tidak ada lagi pada keduanya dosa.”_
_________
📚 Shahihul Jami’ (2741).

▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒

❀ Rasulullah ﷺ bersabda :

ﻣـﺎ ﻣِـﻦ ﻣﺴﻠـﻤَـﻴْـﻦ ﻳﻠـﺘـﻘـﻴﺎﻥ ﻓﻴـﺴﻠّﻢ ﺃﺣـﺪﻫﻤﺎ ﻋﻠـﻰ ﺻـﺎﺣﺒﻪ ، ﻭﻳـﺄﺧﺬ ﺑﻴــﺪﻩ ﻻ ﻳﺄﺧـﺬ ﺑﻴـﺪﻩ ﺇﻻّ ﻟﻠﻪ ، ﻓـﻼ ﻳﻔـﺘﺮﻗـﺎﻥ ﺣﺘـﻰ ﻳـﻐـﻔﺮ ﻟـﻬـﻤﺎ .

_”Tidaklah dua orang muslim berjumpa, lalu salah seorang dari keduanya memberikan salam kepada yang lainnya, lalu ia mengambil tangannya, tidaklah ia mengambil tangannya kecuali karena Allah, maka tidaklah keduanya berpisah kecuali diampuni bagi keduanya.”_
________
📚 Shahihul Jami’ (5778).

▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒▒

❀ كان رسول الله ﷺ ﺇﺫا ﺻــﺎﻓﺢ ﺭﺟـﻼ ﻟـﻢ ﻳـﺘﺮﻙ ﻳـﺪﻩ ﺣـﺘﻰ ﻳﻜـﻮﻥ ﻫـﻮ اﻟﺘـﺎﺭﻙ ﻟــﻴﺪ ﺭﺳـــﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﷺ .

_”Adalah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam jika menjabat tangan seseorang, tidaklah meninggalkan tangannya hingga ia duluan yang meninggalkan tangan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. “_
_______
📚 Ash Shahihah (2485).

Penulis : al Ustadz Fauzan al Kutawu

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

%d blogger menyukai ini: