Uncategorized

Syarat dan Penghalang Takfir Mu’ayyan (Tunjuk Hidung)

Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab menyatakan bahwa takfir mu’ayyan (tunjuk hidung si person yang melakukan/mengucapkan kekufuran tidak dapat tegak kecuali dengan 2 hal :

1. Telah terpenuhinya syarat-syarat :

a) Person tersebut adalah seorang yang mukallaf, maka anak kecil, orang gila yang belum mukallaf tidak dikafirkan dengan sebab kekufurannnya berdasarkan hadits diangkatnya pena dari 3 jenis manusia. Ibnu Mundzir menyatakan dalam Al-Ijma’ bahwa para ulama telah bersepakat bahwa orang gila jika melakukan perbuatan yang menyebabkan ia murtad ketika dalam kondisinya gilanya, maka ia tetap dihukumi muslim seperti hukum semula. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi juga menuturkan, “Kemurtaddan tidaklah sah kecuali bagi orang yang berakal, adapun orang-orang yang tidak berakal semisal anak kecil, orang gila, atau orang yang akalnya hilang disebabkan pingsan, tidur, sakit, atau disebabkan meminum obat yang boleh diminum, maka tidak sah riddahnya dan ucapan kekufurannya tidaklah dihukumi sebagai kekafiran tanpa ada perselisihan dikalangan ulama.
b) Telah sampai hujah kepada person tersebut
Dalilnya ialah :
“Kami tidaklah mengadzab hinga Kami mengutus Rasul” (al-isro’ :15)
Ibnu Hazm berujar, “Tidak ada perbedaan tentang seseorang yang seandainya dia muslim, ia tidak mengetahui syari’at-syari’at Islam kemudian ia meyakini bahwa khamr adalah halal, seseorang tidak perlu shalat, hukum Allah belum sampai keladanya…maka ia tidaklah kafir. Hingga apabila hujjah telah ditegakkan kepadanya namun ia tetap terus melakukan kekufuran, maka ia kafir berdasarkan kesepakan ummat

C) Bahwa person tersebut benar-benar valid telah berucap atau melakukan amal yang membuatnya kafir

2. Tidak ada penghalang :

a) Person tersebut bodoh
b) Person tersebut tidak dipaksa melakukan kekufuran
c) Person tersebut tidak mentakwil ketika mengucapkan atau melakukan kekufuran

Sumber : diringkas dari Mufidul Mustafid hal. 85-91, silahkan langsung merujuk ke kitab tersebut karena begitu banyak faidah didalamnya.

=============

al Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin

Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=419368471850470&id=100013319622062

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

Iklan
%d blogger menyukai ini: