Uncategorized

Keajaiban Zakat

=============
Syariat Islam adalah syariat yang sempurna yang diturunkan untuk semata-mata kemaslahatan manusia di dunia dan akhirat. Bahkan untuk syariat yang zhahirnya ada pengambilan harta manusia seperti zakat, namun hakikatnya terdapat keadilan dan maslahat yang begitu banyak.

Ibnu Qayyim menjelaskan,

“Sesungguhnya tujuan Allah mewajibkan zakat adalah untuk membantu orang-orang fakir, mensucikan harta, juga sebagai bentuk penghambaan seorang hamba kepada Rabb dan taqarrub kepada Nya dengan jalan mengeluarkan harta yang dicintai si hamba demi mendahulukan keridhaan Rabb nya.

Allah mewajibkan zakat di atas ketentuan yang sempurna. Allah tidak mewajibkan zakat pada seluruh harta. Akan tetapi Allah hanya wajibkan pada harta yang mengandung المواساة (bisa digunakan untuk berbuat kebaikan) dan bisa menghasilkan keuntungan di dalamnya. Juga Allah tidak mewajibkan zakat pada harta yang sangat dibutuhkan manusia seperti rumah, kendaraan, pakaian dan selainnya. Akan tetapi zakat hanya diwajibkan pada empat jenis harta.
1. Binatang ternak
2. Tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan
3. Emas dan perak (alat tukar)
4. Harta perdagangan

Kemudian perhatikanlah bagaimana Allah mengatur nishab zakat untuk dengan sangat adil dan sempurna seperti di bawah ini:

Emas, perak dan perdagangan: 1/40
Tanaman dengan pengairan: 1/20
Tanaman tanpa pengairan : 1/10
Harta karun/harta terpendam: 1/5

Ketika pertumbuhan dan keuntungan harta melalui perdagangan sangat sulit dan juga butuh aktifitas-aktifitas penunjang yang banyak maka zakatnya diringankan menjadi hanya1/40.

Kemudian untuk tanaman dan buah-buahan yang diairi dengan jerih usaha sendiri keuntungan dan pertumbuhan hartanya lebih banyak dan lebih mudah dari yang pertama maka Allah lipatkan zakatnya yaitu 1/20. Sedangkan tanaman dan buah-buahan yang tanpa pengairan sehingga kesulitan dan kelelahannya lebih sedikit maka Allah lipatkan lagi zakatnya menjadi 1/10.

Kemudian untuk harta karun. Karena harta ini harta yang sudah dikumpulkan dan siap pakai dan kesulitan untuk memperolehnya lebih sedikit dari yang lainnya, maka Allah lipatkan lagi zakatnya menjadi 1/5.

Maka renungkanlah pada kesesuaian syariat yang sempurna ini yang keindahan dan kesempurnaannya menyinari akal-akal yang sehat dan fitrah yang suci bersaksi akan hikmahnya yang agung. Dan sesungguhnya tidak ada di alam ini syariat yang lebih agung darinya.

A’lâmul Muwaqqi’in 2/400-403

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2019782731384946&id=100000597161049

Iklan

About Fahruddin Abu Shafiyyah

Hanya Seorang Hamba Yang Sangat Butuh Kepada Ampunan Rabbnya

Diskusi

Komentar ditutup.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Radio An-Nash Jakarta

Daftar Coretan

Iklan
%d blogger menyukai ini: